Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Masa Angkutan Lebaran 2025, KAI Berangkatkan Lebih Dari 2 Juta Pemudik
Senin, 31 Maret 2025 23:20 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - PT Kereta Api Indonesia (KAI) mencatat telah memberangkatkan 2.015.447 pemudik selama periode angkutan arus mudik Lebaran 2025/ Idul Fitri 1446.
“Berdasarkan data kumulatif pada 21-31 Maret 2025 pukul 14.00 WIB, sebanyak 2.015.447 pelanggan telah menggunakan layanan kereta api," ungkap Vice President Public Relations KAI Anne Purba dikonfirmasi di Jakarta, seperti dikutip Antara, Senin (31/3/2025).
Dia menyampaikan, jumlah tersebut meningkat 8 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun 2024. Saat itu, tercatat ada sebanyak 1.873.254 pemudik.
KAI mengungkapkan, kelancaran arus mudik Lebaran 2025 ini tak lepas dari kebijakan Work From Anywhere (WFA) yang diterapkan pemerintah sejak 24 Maret 2025.
Kebijakan itu memungkinkan pergerakan penumpang lebih merata, sehingga kepadatan tidak hanya terpusat pada tanggal-tanggal tertentu.
“Sejak kebijakan WFA diberlakukan pada 24 Maret 2025, KAI mencatat adanya kenaikan pergerakan penumpang menjelang kebijakan tersebut mulai diberlakukan," tuturnya.
Baca juga : Libur Lebaran 2025, Bank DKI Terapkan Operasional Layanan Terbatas
Pada 21 Maret 2025, sebanyak 170.556 penumpang naik kereta api. Hari berikutnya 22 Maret 2025, terjadi peningkatan menjadi 174.505 penumpang. Lalu puncaknya terjadi pada 23 Maret 2025, sebanyak 183.123 penumpang.
Anne menambahkan, data itu menunjukkan bahwa puncak awal pergerakan penumpang terjadi pada 23 Maret 2025 atau sehari sebelum WFA dimulai, dengan 183.123 penumpang.
Setelah itu, jumlah penumpang tetap stabil tanpa lonjakan ekstrem. Menurut Anne, hal ini membuktikan bahwa kebijakan ini efektif dalam mendistribusikan perjalanan lebih merata.
Secara keseluruhan, kepadatan pemudik masa angkutan Lebaran tertinggi terjadi pada H-3 hingga H-1 Lebaran.
Rinciannya, pada 27 Maret 2025 (H-4) sebanyak 202.202 penumpang; 28 Maret 2025 (H-3) 215.564 penumpang; dan 29 Maret 2025 (H-2) 214.151 penumpang.
Namun, kata Anne, bila dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya, kepadatan itu lebih terkelola karena tidak terjadi lonjakan mendadak di hari tertentu.
Baca juga : Rayakan Lebaran, Bahlil Tegaskan Komitmen Golkar Bela Hak-hak Rakyat
Hal itu, kembali menunjukkan bahwa kebijakan WFA berkontribusi pada pemerataan arus mudik dengan kereta api.
Seiring dengan diberlakukannya kebijakan WFA, kata Anne, pergerakan mudik menjadi lebih terdistribusi.
Pemudik dapat memilih waktu perjalanan yang lebih fleksibel, sehingga kepadatan tidak hanya terjadi di satu atau dua hari tertentu.
"Hal ini menunjukkan bahwa kebijakan WFA berkontribusi positif dalam kelancaran arus mudik tahun ini,” ucap Anne.
Dia menambahkan, hingga 31 Maret 2025 pukul 14.00 WIB, sebanyak 3.538.738 tiket telah terjual atau 77 persen dari total kapasitas yang disediakan.
Dari jumlah tersebut, tiket KA Jarak Jauh yang terjual mencapai 3.130.477 tiket dengan tingkat okupansi 91 persen.
Baca juga : Merayakan Lebaran dengan Sehat
Sedangkan KA Lokal terjual 408.261 tiket atau 36 persen dari kapasitas yang tersedia.
"Keberhasilan ini tidak lepas dari upaya KAI dalam menghadirkan layanan transportasi yang aman, nyaman, dan efisien bagi masyarakat," terang Anne.
KAI akan terus berinovasi dalam menghadapi musim mudik mendatang dengan berbagai strategi, termasuk optimalisasi jadwal perjalanan dan peningkatan layanan bagi pelanggan.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya