Dark/Light Mode

Gandeng OVO dan Grab

YIPB Luncurkan MBG Di Sekolah Khusus se-Tangerang Raya

Rabu, 16 April 2025 12:22 WIB
Yayasan Inklusi Pelita Bangsa (YIPB) bersama OVO dan Grab Indonesia resmi meluncurkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk 1.500 murid dan guru yang tersebar di 11 Sekolah Khusus se-Tangerang Raya. Foto: Istimewa
Yayasan Inklusi Pelita Bangsa (YIPB) bersama OVO dan Grab Indonesia resmi meluncurkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk 1.500 murid dan guru yang tersebar di 11 Sekolah Khusus se-Tangerang Raya. Foto: Istimewa

RM.id  Rakyat Merdeka - Yayasan Inklusi Pelita Bangsa (YIPB) bersama OVO dan Grab Indonesia resmi meluncurkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk 1.500 murid dan guru yang tersebar di 11 Sekolah Khusus se-Tangerang Raya. Kegiatan ini berlangsung hingga akhir April 2025.

Ketua Pelaksana Harian Yayasan Inklusi Pelita Bangsa Cahaya Manthovani mengatakan terlaksananya program ini berangkat dari dari 8 Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. Pemerintah Prabowo-Gibran menargetkan 80 juta penerima manfaat MBG hingga 2029.

"Hari ini menjadi momentum penting bagi kami. Program ini bukan hanya tentang memberikan makanan sehat, tapi tentang menghadirkan perhatian, dan kepedulian yang nyata untuk teman-teman kita, anak-anak berkebutuhan khusus," kata Cahaya Manthovani, dalam keterangannya, Rabu (16/4/2025).

Pihaknya juga mengapresiasi dukungan OVO dan Grab Indonesia yang ikut menyukseskan kegiatan ini. Ia bilang, kolaborasi antara dunia sosial dan usaha dapat melahirkan perubahan yang nyata.

"Dengan kolaborasi ini, kami berharap anak-anak berkebutuhan khusus di berbagai wilayah, termasuk Tangerang Raya bisa merasakan manfaat dari asupan makanan bergizi yang berkualitas," ucapnya.

Baca juga : Menhub Kerek Investasi Di Sektor Transportasi

Sebelumnya, program serupa telah dilakukan di SLB Negeri 07 Jakarta. Respons positif dari guru, orang tua dan murid-murid menjadi dorongan besar untuk mengembangkan program ini lebih luas.

"Semangat dan senyum anak-anak saat menerima makanan sehat menjadi motivasi besar bagi kami," ujarnya.

Ketua Pembina YIPB Maya Miranda Ambarsari mengatakan, program ini merupakan bagian dari visi besar yayasan dalam memastikan bahwa setiap anak memiliki hak yang sama untuk tumbuh sehat dan berkembang.

"Kami percaya bahwa anak-anak berkebutuhan khusus memiliki potensi luar biasa yang perlu kita dukung bersama. Gizi yang baik, menjadi pondasi utama mereka untuk bisa belajar, berkembang, dan meraih masa depan yang lebih baik," tutur Maya.

Saat ini, kolaborasi antara YIPB, OVO dan Grab memang masih terfokus di Tangerang Raya. Namun, secara jangka panjang, pihaknya menargetkan bisa menjangkau lebih banyak SLB di berbagai wilayah di Indonesia.

Baca juga : YIPB Sediakan Makanan Bergizi Sekolah Luar Biasa Di Tangerang Raya

"Kami tidak akan berhenti di sini. Program ini akan terus berkembang dan dapat terus berkelanjutan memberi manfaat lebih luas, karena setiap anak, tanpa terkecuali, berhak mendapatkan makanan bergizi untuk masa depan yang lebih baik," jelas Maya.

Presiden Direktur OVO Karaniya Dharmasaputra menyampaikan partisipasi pihaknya bukan sekadar CSR, melainkan komitmen jangka panjang terhadap pembangunan sosial yang inklusif.

"Kami percaya bahwa teknologi harus bermanfaat bagi semua kalangan, termasuk anak-anak berkebutuhan khusus. Lewat kolaborasi ini, kami berharap bisa turut memperluas dampak positif secara berkelanjutan," kata Karania.

Chief of Public Affairs Grab Indonesia Tirza Reinata menyebutkan menu makanan yang diberikan kepada para siswa-siswa telah dirancang sesuai rekomendasi BGN, yaitu dengan penyesuaian kebutuhan anak-anak berkebutuhan khusus.

Semua bahan makanan disediakan oleh merchant yang merupakan UMKM sekitar. Sehingga program ini juga bisa menciptakan dampak terhadap ekonomi lokal.

Baca juga : Gandeng Google, Kementerian PU Luncurkan Layanan Informasi Mudik Lebaran

"Kami ingin menciptakan ekosistem inklusif yang memberdayakan masyarakat," terang Tirza.

Ketua YKDW Kota Tangerang Titin Suhartini mengatakan program seperti ini membawa harapan baru bagi berbagai sekolah khusus yang selama ini berjuang dalam keterbatasan.

"Anak-anak kami punya semangat luar biasa, tapi kebutuhan mereka berbeda. Bantuan seperti ini bukan hanya memberi gizi, tapi juga rasa percaya diri. Mereka merasa diperhatikan," pungkas Titin.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :