Dark/Light Mode

Di Hari Buruh, PalmCo & Serikat Pekerja Wujudkan Hubungan Harmonis

Sabtu, 3 Mei 2025 21:30 WIB
Foto: Ist.
Foto: Ist.

RM.id  Rakyat Merdeka - Peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day tahun ini dimaknai Subholding Perkebunan PTPN III (Persero), PTPN IV PalmCo dan Serikat Pekerja Perkebunan Nusantara (SPBUN) PTPN IV sebagai momentum keberhasilan meletakkan fondasi awal untuk perubahan.

Di tengah gelombang transformasi dan restrukturisasi pasca 1 tahun merger, keduanya memperlihatkan kolaborasi dari harmoni hubungan industrial.

Transformasi ini bermula dari langkah strategis Pemerintah yang mengonsolidasikan seluruh PTPN anak usaha menjadi tiga Subholding komoditas, termasuk penggabungan entitas usaha kelapa sawit ke dalam PTPN IV PalmCo.

Proses merger tersebut menuntut tidak hanya penyesuaian sistem dan struktur, tetapi juga penyelarasan visi seluruh elemen perusahaan termasuk para pekerja dan organisasinya.

Dalam proses integrasi itu, Serikat Pekerja Perkebunan Nusantara (SPBUN) dari eks PTPN III, IV, V, VI, dan XIII bersatu dalam satu wadah yang kini dikenal sebagai SPBUN Tingkat Perusahaan PTPN IV PalmCo.

Melalui Musyawarah Nasional yang digelar pada Juli 2024 lalu, Muhammad Iskandar dipilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum SPBUN Tingkat Perusahaan.

Baca juga : Lestari Moerdijat: Pemberdayaan Perempuan Langkah Strategis Wujudkan Pembangunan Berkelanjutan

Direktur Utama PTPN IV PalmCo Jatmiko Santosa mengatakan, kolaborasi antara manajemen dan serikat pekerja menjadi salah satu faktor kunci yang membuat proses transformasi berjalan dengan baik.

Jatmiko menekankan, perubahan fundamental tidak akan berhasil tanpa adanya kepercayaan dari masing-masing pihak.

"Proses merger bukanlah hal yang mudah, namun sinergi dengan serikat pekerja menjadi kunci utama sehingga proses integrasi ini dapat berjalan on the track dan memberikan hasil yang baik, tidak hanya bagi perusahaan tapi juga bagi seluruh insan pekerja," kata Jatmiko dalam keterangan resminya di Jakarta, Sabtu (3/5/2025).

Jatmiko menegaskan, PalmCo selalu berupaya untuk menjaga komunikasi dua arah yang sehat, terbuka dan membangun, demi mewujudkan lingkungan kerja yang produktif dan harmonis.

"Kami menyadari keberhasilan transformasi korporasi bukan hanya ditentukan oleh strategi dan sistem, tapi juga oleh kekuatan sosial dalam tubuh perusahaan. Serikat pekerja menunjukkan kedewasaannya untuk tidak hanya menuntut aspirasi, namun juga mendengar kondisi," ujarnya.

Sementara, Direktur SDM dan Teknologi Informasi PTPN IV PalmCo Suhendri mengungkapkan, pasca integrasi SPBUN tingkat Regional yang tersebar di unit-unit kerja bersepakat untuk tetap menggunakan Perjanjian Kerja Bersama (PKB) Tahun 2023 sebagai dasar relasi industrial.

Baca juga : Hari Buruh, Pelindo Fasilitasi Pemeriksaan Kesehatan Gratis 213 TKBM Di Kupang

Hal ini menjadi bentuk penghormatan terhadap kesinambungan hak-hak pekerja di tengah perubahan struktur korporasi.

"Walau berasal dari latar belakang dan kebijakan kerja yang berbeda sebelum merger, seluruh pengurus dan anggota SPBUN menunjukkan semangat kebersamaan dalam menyongsong kebijakan bersama yang lebih menyeluruh," katanya.

Lebih jauh, saat ini proses penyelarasan aspirasi tengah berlangsung di seluruh unit kerja dan akan menjadi fondasi bagi penyusunan PKB baru yang direncanakan rampung pada Oktober 2025.

"Kami sangat menghargai kematangan hubungan industrial yang telah dibangun oleh SPBUN bersama manajemen," ujarnya.

Ketua Umum SPBUN Tingkat Perusahaan PTPN IV PalmCo Muhammad Iskandar menegaskan, serikat pekerja kini memiliki orientasi yang semakin strategis tidak hanya sebagai penyambung aspirasi karyawan, tapi juga sebagai mitra perusahaan dalam mengawal proses perubahan.

"Kami di SPBUN meyakini perusahaan yang sehat akan membawa kesejahteraan bagi karyawannya termasuk keluarganya. Maka kami mengambil sikap mendukung penuh proses transformasi PalmCo, tentu sambil terus mengawal hak dan kepentingan pekerja secara konstruktif," ujarnya.

Baca juga : Hari Buruh, Puan Soroti Nasib Pekerja Perempuan

Iskandar menekankan, pentingnya menjaga nilai-nilai persatuan di tengah proses restrukturisasi agar tidak disusupi kepentingan-kepentingan sepihak yang akan mengganggu pencapaian tujuan bersama.

"Di bawah naungan Federasi Serikat Pekerja Perkebunan (FSBUN) PTPN, setelah merger justru kami semakin solid," tegasnya.

Iskandar melihat, Hari Buruh tahun ini pun menjadi tonggak dalam merefleksikan hubungan industrial yang sehat sebagai fondasi dari kesejahteraan pekerja dan perusahaan yang berkelanjutan.

"Di PalmCo, relasi antara pekerja dan manajemen telah tumbuh menjadi hubungan yang saling memperkuat, bukan saling menegasikan. Dialog terbuka terus digalakkan," ucapnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.