Dark/Light Mode

BCA Data Conference 2025 Dorong Pemanfaatan AI Dalam Dunia Bisnis

Jumat, 13 Juni 2025 18:00 WIB
BCA menggelar BCA Data Conference 2025 dengan mengangkat tema Ignite the Future with AI. (Foto: Dok. BCA)
BCA menggelar BCA Data Conference 2025 dengan mengangkat tema Ignite the Future with AI. (Foto: Dok. BCA)

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Bank Central Asia Tbk (BCA) untuk pertama kalinya menggelar BCA Data Conference 2025. Mengangkat tema ‘Ignite the Future with AI,’ kegiatan tersebut menghadirkan 400 nasabah sebagai peserta.

Konferensi ini, merupakan wujud komitmen perseroan dalam meningkatkan kesiapan lintas sektor industri dalam menyikapi kemajuan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).

Presiden Direktur BCA Hendra Lembong menyampaikan, BCA Data Conference 2025 mempertemukan berbagai pemikiran, pengalaman, dan visi strategis melalui diskusi, sharing session, serta pemaparan yang inspiratif.

“Kami melihat bagaimana AI telah memberikan dampak nyata dan membuka berbagai peluang di berbagai industri. Sekaligus, membawa tantangan yang perlu dengan cermat dan bijak perlu disiasati,” ungkapnya dalam keterangan resmi, Jumat (13/6/2025).

Baca juga : Ramaikan Indo Defence 2025, DEFEND ID Dukung Kemandirian Industri Pertahanan

BCA Data Conference 2025 menghadirkan beragam topik menarik. Mulai dari strategi implementasi solusi AI, perkembangan regulasi dan aspek legal penggunaan AI di Indonesia, hingga pendekatan perusahaan dalam membangun solusi AI yang bertanggung jawab, etis dan transparan.

Sementara itu, Wakil Presiden Direktur BCA Armand Wahyudi Hartono mengungkapkan, BCA Data Conference 2025 diharapkan tidak hanya memperkenalkan potensi dan penerapan AI dalam dunia bisnis. Tetapi juga secara khusus mengangkat isu penting terkait AI Governance, yaitu etika, regulasi, dan kebijakan yang menjadi fondasi bagi penggunaan AI yang bertanggung jawab.

“Semoga acara ini menjadi awal dari langkah besar yang akan kita ambil bersama dalam menjawab tantangan di era digital saat ini,” ucapnya.

Armand menuturkan, BCA secara proaktif mendorong pemanfaatan AI yang sejalan dengan prinsip etika dan kepatuhan terhadap regulasi.

Baca juga : Jaksa Agung Pesan, Gunakan Anggaran Dengan Bijak, Jangan Sampai Bocor!

Teknologi AI telah diterapkan dalam berbagai aspek operasional. Seperti, pengelolaan pengisian ulang ATM dan CRM.

“Bahkan, hingga prediksi kebutuhan stok EDC dan thermal paper, serta deteksi potensi fraud melalui sistem Fraud Detection," ujarnya.

Inovasi lain termasuk Digital Valuation for Collateral Appraisal (DIVA), yang memanfaatkan machine learning untuk menilai nilai agunan secara real-time. Maupun, Virtual Assistant Chat Banking BCA (VIRA) yang menggunakan Natural Language Processing (NLP) untuk memahami bahasa sehari-hari nasabah.

Dalam hal keamanan, AI digunakan pada fitur biometrik di aplikasi myBCA dan proses verifikasi pembukaan rekening digital.

Baca juga : DPR Dorong Kementan Susun Peta Jalan Menuju Lumbung Beras Dunia

Berkat komitmen ini, BCA meraih sejumlah penghargaan, termasuk Best Data Governance in Banking Digital Services dari DataGovAI Summit, Expo & Awards 2018 dan penghargaan terhadap inovasi DIVA pada Brandon Hall Group Excellence in Technology Awards 2024.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.