Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
PHE Dorong Substitusi Impor lewat Penguatan Industri Lokal
Selasa, 8 Juli 2025 09:12 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - PT Pertamina Hulu Energi (PHE), Subholding Upstream Pertamina, terus berkomitmen mendukung program pemerintah dalam peningkatan kapasitas nasional melalui penerapan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN).
Hingga Mei 2025, PHE mencatat realisasi TKDN barang dan jasa sebesar 63,29 persen, melampaui target 53 persen yang ditetapkan Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas).
“Pencapaian TKDN ini menunjukkan bahwa PHE mengutamakan industri nasional, dan industri nasional sanggup untuk memenuhi target yang ditetapkan SKK Migas,” ujar Direktur SDM dan Penunjang Bisnis PHE Whisnu Bahriansyah, dalam forum Joint Convention bertema Environmental Sustainability & Embracing Domestic Capabilities di Semarang, Kamis (3/7/2025).
Baca juga : DPR Dukung Antam Jadi Pemain Global di Industri Baterai
Whisnu menambahkan, PHE akan terus berkolaborasi dengan industri dalam negeri untuk meningkatkan kapasitas produksi barang dan jasa lokal.
Menurut dia, masih terdapat ruang besar bagi sektor industri nasional dalam mendukung penguatan TKDN, terutama pada sektor barang di industri hulu migas. Untuk memperkuat upaya tersebut,
pada awal 2025 Pertamina meluncurkan Pertamina Import Substitution Center (PISC).
Baca juga : Dukung Inovasi Baja & Keberlanjutan Industri, GRP Luncurkan 2 Produk Baru
Melalui PISC, Pertamina memetakan berbagai barang dan jasa impor yang masih digunakan dalam operasional, untuk selanjutnya dicarikan produk substitusinya dari dalam negeri.
Selain mendukung penguatan kapasitas nasional, PHE juga terus berinvestasi dalam pengelolaan bisnis hulu migas yang berkelanjutan dengan mengedepankan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).
Perusahaan juga menegaskan komitmennya terhadap kebijakan Zero Tolerance on Bribery melalui penerapan Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) yang telah memenuhi standar ISO 37001:2016.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya