Dark/Light Mode

Digelar Akhir Bulan Ini, GBN 2025 Ajak Anak Muda Bangga Berbatik

Rabu, 16 Juli 2025 17:57 WIB
Jumpa pers Gelar Batik Nusantara (GBN) 2025. (Foto: Ist)
Jumpa pers Gelar Batik Nusantara (GBN) 2025. (Foto: Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Yayasan Batik Indonesia (YBI) kembali menggelar ajang dua tahunan Gelar Batik Nusantara (GBN) pada 30 Juli hingga 3 Agustus 2025 di Pasaraya Blok M, Jakarta Selatan. Mengusung tema “Bangga Berbatik”, kegiatan ini menjadi ruang kolaborasi budaya yang menyatukan pelestarian, inovasi, dan gaya hidup masa kini, terutama bagi generasi muda.

Ketua Pelaksana GBN 2025, Gita Ratna Gilangkencana menyampaikan, ajang ini bertujuan mengajak masyarakat memandang batik bukan sekadar warisan budaya, melainkan sebagai bagian dari identitas nasional dan ekspresi kreatif yang terus relevan.

“Ini adalah bentuk komitmen kami untuk tidak hanya merayakan warisan, tetapi juga mendorong legitimasi dan pengakuan terhadap batik sebagai bagian dari masa depan,” kata Gita.

Baca juga : Piala AFF 2025, Garuda Muda Siap Lawan Brunei

GBN 2025 mendapat dukungan penuh dari Astra sebagai sponsor utama, serta Kementerian Perindustrian (Kemenperin) yang akan membuka rangkaian acara secara resmi melalui Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita. Dukungan juga datang dari Direktorat IKM Kimia, Sandang, dan Kerajinan dengan menghadirkan pelaku IKM batik dari berbagai daerah.

Sebagai bentuk edukasi dan apresiasi, GBN 2025 menampilkan lebih dari 200 stan UMKM batik dan kuliner nusantara, serta menyuguhkan program inspiratif seperti talkshow “Batik & Sustainability – Gaya Lokal yang Ramah Lingkungan” dan “Budaya Lokal dalam Dunia Digital”. Salah satu sorotan adalah immersive tunnel, instalasi multimedia interaktif yang mengajak pengunjung menyelami nilai simbolik dan proses kreatif batik secara mendalam.

Tahun ini, YBI juga mengangkat Batik Merawit dari Cirebon sebagai ikon utama. Dikenal dengan pola garis halus dan detail presisi, teknik ini telah memperoleh pengakuan resmi melalui penetapan Indikasi Geografis (IndiGeo) pada 4 November 2024.

Baca juga : Deloitte Indonesia Rilis Panduan Investasi 2025 dalam Bahasa Mandarin

Sebagai bentuk pemberdayaan, YBI juga akan memberikan penghargaan kepada empat pelaku UMKM batik atas kontribusi mereka dalam inovasi dan pengembangan di daerah masing-masing.

Salah satu acara unggulan adalah pertunjukan “Merawit Rasa” yang akan digelar pada 30 Juli 2025 pukul 16.00 WIB. Acara kolaboratif yang disutradarai oleh Inet Leimeina ini menghadirkan seniman seperti Happy Salma, Prince Poetiray, Dudy Gunawan, hingga hidangan khas dari Oma Elly. Tiket dapat diperoleh melalui donasi, dan seluruh hasilnya akan disalurkan untuk mendukung program pelestarian batik nasional.

Sebagai penutup, GBN 2025 mengadakan kegiatan Fun Run & Walk terbuka untuk umum dengan donasi sebesar Rp250.000 untuk kategori 5K dan Rp450.000 untuk 10K. Dana yang terkumpul akan digunakan untuk mendukung UMKM batik binaan YBI.

Baca juga : Di MineXcellence 2025, SRE Ajak Generasi Muda Dukung Tambang Berkelanjutan

Melalui GBN 2025, YBI mengajak masyarakat lokal dan internasional untuk merayakan batik sebagai warisan budaya takbenda sekaligus bagian dari gaya hidup berkelanjutan. Puncak komitmen ini akan ditandai dengan peringatan Hari Batik Nasional pada 2 Oktober 2025 mendatang di Museum Tekstil, Jakarta.

“Batik adalah cermin dari jati diri bangsa. Mari kita jaga dan kembangkan bersama,” pungkas Gita.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.