Dark/Light Mode

Bamsoet Harap YM Academy Jadi Role Model Cetak Teknisi Muda Berkualitas

Minggu, 20 Juli 2025 05:53 WIB
Ketua Umum IMI Bambang Soesatyo (tengah) mengunjungi Yoong Motor Academy, di Surabaya, Jumat (19/7/2025). (Foto: Dok. IMI)
Ketua Umum IMI Bambang Soesatyo (tengah) mengunjungi Yoong Motor Academy, di Surabaya, Jumat (19/7/2025). (Foto: Dok. IMI)

RM.id  Rakyat Merdeka - Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) Bambang Soesatyo mengapresiasi berdirinya Yoong Motor Academy Training Center, di Surabaya, Jawa Timur. Akademi pelatihan modifikasi lampu kendaraan yang mulai beroperasi sejak 2024 ini, dinilai menjadi langkah strategis dalam mencetak sumber daya manusia unggul di industri otomotif dan menjadi role model dalam meningkatkan kemampuan sumber daya manusia teknisi yang berkualitas. Khususnya pada bidang perlampuan dan kelistrikan kendaraan modern.

Bamsoet, sapaan akrab Bambang, memandang bahwa Yoong Motor (YM) Academy bukan sekadar menjawab kebutuhan pasar akan teknisi, tetapi telah menjadi motor penggerak tumbuhnya industri kreatif berbasis otomotif. "Ini adalah contoh nyata bagaimana sektor modifikasi bisa berkembang menjadi sektor ekonomi strategis yang membuka lapangan kerja dan meningkatkan kualitas SDM nasional," ujar Bamsoet, saat mengunjungi Yoong Motor Academy, di Surabaya, Jumat (19/7/2025).

Baca juga : Koperasi Merah Putih Jadi Strategi Wujudkan Keadilan Ekonomi Berkualitas

Hadir antara lain pendiri Yoong Motor Group Indonesia Yomin Sugianto, Pemilik Saber Industries Vincent C. Mergonoto dan Kevin C. Mergonoto. Hadir pula Hubungan Antar Lembaga IMI Pusat Erwin MP serta Komunikasi dan Media IMI Pusat Dwi Nugroho Marsudianto.

Bamsoet menjelaskan, dengan kurikulum pelatihan yang berlangsung antara satu hingga tiga bulan, akademi ini mengintegrasikan teori dan praktik secara intensif. Para peserta tidak hanya diajarkan bongkar pasang lampu kendaraan dari berbagai pabrikan dunia, tetapi juga diajak memahami seluk-beluk sistem elektrikal dan komputerisasi kendaraan. Termasuk untuk mobil listrik (EV) yang menjadi tren global ke depan.

Baca juga : Pramono: Pengalaman Jakarta Jadi Role Model Pengelolaan Infrastruktur Di IKN

Akademi ini juga menjadi pelopor dalam membangun silabus berbasis Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI), hasil kolaborasi dengan National Modification dan Aftermarket Association (NMAA) Indonesia dan Kementerian Perindustrian. "Standar ini menjamin lulusannya memiliki keahlian terukur dan dapat langsung diserap pasar tenaga kerja," kata Bamsoet.

Wakil Ketua Umum Partai Golkar dan Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia ini menambahkan, semangat yang dibawa Yoong Motor sejalan dengan visi besar IMI untuk mendorong industri otomotif nasional bukan hanya sebagai pasar konsumtif, tetapi sebagai basis produktif dan kreatif. Terlebih, Yoong Motor juga membuka peluang cabang-cabang baru di berbagai daerah yang berfungsi sebagai jaringan bisnis, sekaligus pusat pemberdayaan masyarakat.

Baca juga : Solusi Cerdas Traveler Modern, Gunakan eSIM Saat Berkunjung Ke Bali

Bamsoet menambahkan, Yoong Motor Academy adalah inspirasi. Yoong Motor menunjukkan bahwa modifikasi bukan sekadar gaya, tetapi masa depan ekonomi kreatif berbasis teknologi otomotif.

"IMI akan terus mendukung inisiatif seperti ini. Karena di sinilah masa depan otomotif Indonesia dibentuk dari tangan-tangan anak muda yang terampil, terlatih, dan berdaya saing global," pungkas Bamsoet.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.