Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Dukung Digitalisasi, BigBox AI Telkom Hadirkan Teknologi Pengenal Wajah
Kamis, 24 Juli 2025 14:12 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk telah menghadirkan teknologi pengenal wajah atau Face Recognition, melalui BigBox AI (artificial intelligence).
Executive Vice President (EVP) Digital Business & Technology Telkom Komang Budi Aryasa mengatakan, pemanfaatan face recognition semakin luas di berbagai bidang, mulai dari keamanan seperti pengawasan CCTV dan kontrol akses, identifikasi dalam sistem e-KYC perbankan, autentikasi biometrik di perangkat pintar, hingga analitik pelanggan dalam sektor ritel dan transportasi.
Bahkan dalam praktiknya, teknologi ini digunakan untuk bermacam aktivitas, seperti membuka akses pintu hanya bagi individu yang terdaftar dalam sistem, atau menggantikan kartu identitas (ID) di gedung perkantoran dan area terbatas.
Begitu juga di sektor keuangan, nasabah kini dapat membuka rekening atau melakukan verifikasi identitas secara digital melalui swafoto atau selfie, berkat integrasi face recognition dalam sistem e-KYC.
Baca juga : Digitalisasi Kunci Wujudkan Pengelolaan Wakaf yang Lebih Optimal
Sementara itu, di pusat perbelanjaan atau transportasi publik, sistem kamera dengan kemampuan pengenalan wajah dapat menghitung jumlah pengunjung, memetakan demografi dan mendeteksi perilaku mencurigakan secara real-time.
Ia menilai, semua ini menunjukkan face recognition bukan hanya inovasi teknis, tetapi sudah menjadi bagian dari infrastruktur digital modern yang mendukung efisiensi, kenyamanan dan keamanan dalam kehidupan sehari-hari.
Salah satu modul pada BigBox AI milik perseroan adalah BigVision, yaitu modul computer vision yang dirancang untuk menganalisis data visual secara real-time dan cerdas.
"Teknologi ini menggabungkan kemampuan face recognition, object detection, people and vehicle counting, serta Optical Character Recognition (OCR) untuk mendukung berbagai kebutuhan di sektor publik maupun swasta," ujar Komang, dalam keterangan resminya, Kamis (24/7/2025).
Baca juga : Bank Jakarta Dukung Digitalisasi Pasar Di Jakarta
Ia menuturkan, dalam implementasinya, BigVision telah digunakan untuk verifikasi identitas berbasis wajah di layanan perbankan dan instansi publik, pemantauan kepadatan lalu lintas dan pengelolaan sampah di kota-kota pintar, hingga analitik perilaku konsumen di sektor ritel.
Bahkan, BigVision juga mampu memanfaatkan data visual dari CCTV secara cerdas melalui fitur CCTV Analytics, yang memungkinkan sistem mendeteksi dan menganalisis objek, serta aktivitas secara real-time.
Menurut Komang, teknologi ini dapat mengenali dan menghitung jumlah orang atau kendaraan, memantau kepadatan lalu lintas, mendeteksi perilaku mencurigakan, hingga mengidentifikasi wajah individu di area publik maupun privat.
"Dengan dukungan dashboard interaktif dan sistem peringatan otomatis, BigVision membantu pengambilan keputusan secara cepat dan tepat," tutur Komang.
Baca juga : Dorong Energi Bersih di Migas, PDC Gandeng Huawei Hadirkan Teknologi PV Microgrid
Pihaknya juga memastikan, keamanan data melalui sertifikasi ISO 27001, sehingga menjadikan BigVision sebagai solusi visual AI yang canggih dan terpercaya untuk mendukung transformasi digital di berbagai lini layanan.
"Telkom berkomitmen menghadirkan solusi digital yang dapat membantu mengoptimalkan operasional dan bisnis, salah satunya solusi AI dari BigVision,” pungkas Komang.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya