Dark/Light Mode

Dorong Ekonomi Digital, Sinergi BUMN Hadirkan Vending Machine UMK di Pelabuhan

Rabu, 2 Juli 2025 07:32 WIB
Program Kolaborasi TJSL BUMN. (Foto: Pelindo)
Program Kolaborasi TJSL BUMN. (Foto: Pelindo)

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo bersama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) menghadirkan vending machine berisi produk usaha mikro dan kecil (UMK) di Pelabuhan Ajibata, Danau Toba, Sumatera Utara. Inisiatif ini menjadi bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) BUMN untuk memperkuat pemberdayaan ekonomi masyarakat lokal berbasis digital. 

Baca juga : ASDP Gandeng Pelindo Luncurkan Vending Machine UMK Di Pelabuhan Ajibata

Dalam Program Kolaborasi TJSL BUMN ini, Pelindo bersama ASDP secara total menyediakan dua vending machine UMK, satu di Toba dan satu lagi di Meruorah, Labuan Badjo.
 
Proyek ini merupakan percontohan pemanfaatan teknologi otomatis 24 jam untuk memasarkan produk-produk UMKM binaan, yang sebagian besar berasal dari wilayah Toba. Lokasi vending machine dipilih di kawasan strategis pariwisata nasional, yakni Pelabuhan Ajibata dan Marina Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur, untuk menjangkau arus wisatawan yang tinggi.
 
“Melalui vending machine, kami memadukan pelayanan publik modern di pelabuhan dengan dukungan konkret bagi pelaku usaha lokal,” kata Direktur SDM dan Umum Pelindo, Dwi Fatan Lilyana, Selasa (1/7/2025).
 
Dia menjelaskan, seluruh transaksi melalui mesin ini menggunakan sistem pembayaran digital QRIS. Hal ini akan memudahkan wisatawan melakukan pembelian tanpa kontak fisik.
 
“Kami tidak hanya menyediakan akses pasar, tetapi juga mendampingi peningkatan kualitas produk UMKM dengan memfasilitasi keberadaan vending machine di lokasi strategis,” ujarnya.
 
Asisten Deputi Bidang TJSL Kementerian BUMN, Edi Eko Cahyono mengatakan, program ini bukan sekadar kegiatan seremonial. “Vending machine ini tentunya merekam data penjualan dan minat konsumen di tempat tertentu dan dalam kurun waktu tertentu. Data ini akan kami jadikan dasar sebagai strategi pembinaan ke depan. Program ini harus punya dampak nyata,” katanya.
 
Dwi Fatan Lilyana menambahkan, melalui Program TJSL yang salah satu fokusnya adalah pemberdayaan ekonomi lokal, Pelindo dan ASDP akan memperluas penggunaan vending machine di pelabuhan-pelabuhan lain, dengan prioritas lokasi strategis sektor pariwisata.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.