Dark/Light Mode

Laba CIMB Niaga Capai Rp 4,4 Triliun Di Semester I-2025

Rabu, 30 Juli 2025 17:24 WIB
CIMB Niaga mengantongi laba sebelum pajak konsolidasi sebesar Rp 4,4 triliun pada semester I-2025. (Foto: Dok. CIMB Niaga)
CIMB Niaga mengantongi laba sebelum pajak konsolidasi sebesar Rp 4,4 triliun pada semester I-2025. (Foto: Dok. CIMB Niaga)

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga) mengantongi laba sebelum pajak konsolidasi (unaudited) sebesar Rp 4,4 triliun pada semester I-2025.

Presiden Direktur CIMB Niaga Lani Darmawan mengatakan, CIMB Niaga mencatatkan kinerja yang baik, mencerminkan implementasi strategi yang dijalankan secara konsisten dan disiplin.

“Kami mencatat pertumbuhan kredit yang baik dan terukur sesuai dengan profil risiko dan kondisi pasar,” katanya dalam keterangan resmi, Rabu (30/7/2025).

Lani menambahkan, CIMB Niaga juga tetap menjaga kualitas aset yang stabil, tingkat permodalan dan likuiditas yang kuat. Serta, sumber pendapatan yang terdiversifikasi dengan baik, sehingga dapat memperkuat posisi CIMB Niaga di industri.

“Ke depan, kami akan terus mengelola alokasi modal secara strategis untuk mendorong pertumbuhan berkelanjutan dan imbal hasil yang lebih optimal,” ungkapnya.

Baca juga : Rakernas IMI Sepakati Munas Digelar 20 September 2025 di Yogyakarta

Lani menambahkan, sejalan dengan tujuan perusahaan Advancing Customers and Society, CIMB Niaga akan terus berfokus untuk menyediakan solusi perbankan yang Simpler, Better and Faster, agar nasabah dapat terus berkembang dan masyarakat dapat merasakan dampak positifnya secara inklusif.

Selanjutnya dari sisi permodalan dan likuiditas yang solid dengan Capital Adequacy Ratio (CAR) dan Loan to Deposit Ratio (LDR) masing-masing sebesar 24,0 persen dan 87,3 persen. Total aset konsolidasian sebesar Rp 357,9 triliun per 30 Juni 2025, yang semakin memperkuat posisi CIMB Niaga sebagai bank swasta nasional terbesar kedua di Indonesia.

Total Dana Pihak Ketiga (DPK) meningkat menjadi Rp 261,9 triliun (tumbuh 4,8 persen), yang menunjukkan rasio Current Account and Savings Account (CASA) yang baik sebesar 69,0 persen.

Sementara itu, CASA meningkat sebesar 10,9 persen, dikontribusikan oleh upaya bank untuk membina hubungan nasabah yang lebih erat, dan meningkatkan pengalaman nasabah secara keseluruhan melalui layanan digital.

Jumlah kredit/pembiayaan naik 6,8 persen menjadi Rp 231,8 triliun, terutama dari pertumbuhan yang baik di berbagai segmen utama.

Baca juga : J Trust Bank Catat Laba Bersih 112,86 Miliar Di Semester I 2025

“Perbankan Korporasi mencatat pertumbuhan tertinggi sebesar 9,3 persen. Sementara Usaha Kecil Menengah (UKM) naik 7,3 persen, serta Perbankan Konsumer tumbuh 4,7 persen,” rincinya.

Kenaikan tertinggi di kredit/pembiayaan retail terutama dikontribusikan dari pertumbuhan Kredit Pemilikan Mobil (KPM) yang meningkat sebesar 26,7 persen.

Di perbankan Syariah, Unit Usaha Syariah (UUS) CIMB Niaga (CIMB Niaga Syariah) berhasil mempertahankan posisinya sebagai UUS terbesar di Indonesia. Per 30 Juni 2025, total pembiayaan mencapai Rp 59,6 triliun, atau mencatat kenaikan sebesar Rp 1,5 triliun (naik 2,5 persen), terutama didorong dari pertumbuhan pada segmen Wholesale dan Commercial.

Adapun total DPK sebesar Rp 48,2 triliun. Lani menegaskan, CIMB Niaga Syariah terus fokus memperkuat komposisi pendanaannya.

“Terutama dengan mendorong pertumbuhan dana murah lewat kerja sama strategis berbasis syariah, dan pendekatan yang lebih dekat dengan komunitas muslim,” ujarnya.

Baca juga : Gubernur NTB Bangga Jadi Tuan Rumah Fornas 2025

Lani menambahkan, sebagai bagian dari prioritas keberlanjutan, hampir 25 persen dari total pembiayaan Bank (atau sekitar Rp 57,6 triliun) mendukung transisi yang adil, ekonomi rendah karbon, dan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) dari PBB.

Sejalan dengan komitmen kami terhadap keberlanjutan, CIMB Niaga juga berpartisipasi dalam peluncuran perdagangan karbon internasional melalui platform Indonesia Carbon Exchange, IDX Carbon, pada Januari tahun ini.

“Selain itu, kami meningkatkan pemanfaatan energi terbarukan untuk mendukung operasional berkelanjutan, dengan pemasangan panel surya di salah satu kantor cabang kami di Yogyakarta pada bulan Juni 2025,” pungkas Lani.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.