Dark/Light Mode

CIMB Niaga Buka Akses Pembiayaan Kepada 50 UMKM Terpilih Dari Indonesia Timur

Kamis, 10 Juli 2025 16:26 WIB
CIMB Niaga bersama mitra pelaksana, BerdayaBareng sukses menjaring 50 UMKM terpilih dari Indonesia Timur. (Foto: CIMB Niaga)
CIMB Niaga bersama mitra pelaksana, BerdayaBareng sukses menjaring 50 UMKM terpilih dari Indonesia Timur. (Foto: CIMB Niaga)

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga) bersama mitra pelaksana, BerdayaBareng sukses menjaring 50 UMKM terpilih dari Indonesia Timur.

Dilaksanakan sejak 2022, program ini telah memberikan pelatihan kepada lebih dari 690 pelaku UMKM di wilayah Balikpapan, Mamminasata (Makassar, Maros, Gowa, dan Takalar), Manado, Toraja, Kupang, dan Samarinda.

“Dari jumlah tersebut, 150 UMKM telah memperoleh akses keuangan tanpa bunga yang membantu mereka memperluas skala usaha secara mandiri,” ujar Branch Area Head Kalimantan Region Area VII CIMB Niaga Heny Susetyorini dalam keterangan resmi, Kamis (10/7/2025).

Heny mengatakan, CIMB Niaga terus mendukung pemberdayaan ekonomi bagi masyarakat, khususnya UMKM wanita dan teman disabilitas di Indonesia Timur yang selama ini memiliki akses pembiayaan perbankan yang terbatas.

Dukungan tersebut diwujudkan melalui Program Community Link #JadiBerkelanjutan bertajuk Pelatihan Pemberdayaan Ekonomi Berkelanjutan yang kini telah memasuki musim ketiga.

Dengan keberhasilan pelaksanaan musim ketiga ini, pihaknya berharap, inisiatif ini dapat terus berlanjut dan diperluas.

Baca juga : Besok, 25 Ribu Buruh Hadiri Acara Penghargaan Kapolri Di Indonesia Arena

“Kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan menjadi kunci dalam menciptakan dampak yang lebih luas bagi masyarakat,” katanya.

Sejak awal, program ini secara konsisten membuka ruang seluas-luasnya bagi pelaku usaha dari kelompok rentan, termasuk perempuan dan penyandang disabilitas.

Upaya ini menjadi bagian dari komitmen CIMB Niaga dalam membangun sistem ekonomi yang inklusif, dengan memberikan kesempatan setara untuk bertumbuh dan berkembang secara berkelanjutan.

Pada musim ketiga tahun 2024, program telah berhasil menjaring 448 pendaftar. Setelah melalui tahapan seleksi berupa pelatihan online (272 peserta) dan pelatihan offline (129 peserta), terpilih 50 UMKM yang menerima manfaat penuh dari program ini.

“Manfaat tersebut mulai diberikan sejak tahun 2025, berupa pinjaman tanpa bunga serta pendampingan intensif untuk mendukung keberlangsungan usaha mereka,” katanya.

Sebagai bagian dari proses monitoring dan penguatan dampak, CIMB Niaga juga melakukan kunjungan langsung (site visitsite) ke beberapa UMKM binaan lintas angkatan di Balikpapan.

Baca juga : 6 Rekomendasi Fahira Idris untuk Maksimalkan Keanggotaan Indonesia di BRICS

Pada kesempatan yang sama, Founder BerdayaBareng Nicky Clara menyampaikan, sejak pertama kali program ini dijalankan, pihaknya memiliki visi untuk menciptakan UMKM yang mandiri dan berdaya saing tinggi di Indonesia Timur.

“Pada musim ketiga ini, kami tidak hanya melanjutkan misi edukasi, tetapi juga membentuk komunitas UMKM yang menjadi pionir keberlanjutan dan inklusi di wilayahnya masing-masing,” ujarnya.

Dengan dibentuknya komunitas UMKM di Balikpapan, Makassar, dan Manado, CIMB Niaga berharap semangat kolaboratif dapat terus hidup dan berkembang.

Dalam kegiatan tersebut, juga diluncurkan pembentukan Komunitas UMKM di tiga wilayah. Yakni, Balikpapan, Makassar, dan Manado, yang diharapkan menjadi pusat kolaborasi, penguatan kapasitas, dan pengembangan jaringan usaha di daerah.

Ia menambahkan, Community Link #JadiBerkelanjutan merupakan wujud nyata komitmen CIMB Niaga dalam menciptakan dampak sosial yang inklusif dan berkelanjutan.

“Program ini tidak hanya membekali para pelaku UMKM dengan keterampilan usaha dan literasi keuangan, tetapi juga memberikan pendampingan dan membuka akses pembiayaan tanpa bunga untuk mendukung ekspansi usaha mereka,” ujarnya.

Baca juga : Bos Apindo Dorong Akselerasi Pembiayaan Berkelanjutan Di Forum PBB

Pegiat UMKM difabel daksa Lily Handayani, sekaligus pemilik usaha Safina Quilt mengaku, sebelumnya menghadapi tantangan dalam hal produksi dan pemasaran.

“Setelah mengikuti program ini, saya mendapatkan ilmu yang mendalam dan bantuan dari fasilitator yang sangat membantu,” ujarnya.

Senada, pemilik usaha Istana Madu Balikpapan Elaine Adelaide Langelo mengatakan, dalam program tersebut, dia belajar banyak hal baru, terutama dalam digital marketing, yang membantu saya mengembangkan bisnis madu secara online.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.