Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Waskita Karya Garap Jalan Kretek-Girijati, Progres Capai 85,33 Persen
Selasa, 5 Agustus 2025 17:41 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - PT Waskita Karya (Persero) Tbk mengungkapkan, realisasi pembangunan Jalan Baru Kretek-Girijati di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) telah mencapai 85,33 persen. Proyek yang terletak di kawasan Bantul-Gunungkidul itu, diharapkan dapat meningkatkan konektivitas kawasan pesisir selatan DIY.
Corporate Secretary Waskita Karya Ermy Puspa Yunita menjelaskan, jalan ini juga mendukung pengembangan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Bentang Alam Gunungkidul dan Pantai Selatan Yogyakarta. Dengan begitu dapat mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah pesisir selatan DIY.
“Keberadaan Jalan Kretek-Girijati akan memperlancar akses antarobjek wisata, karena dapat dilalui dari Yogyakarta International Airport, Bandara Adisutjipto, serta Kota Yogyakarta. Diharapkan, semakin banyak wisatawan yang berkunjung ke kawasan pesisir selatan,” ujarnya dalam keterangan resmi, Selasa (5/8/2025).
Baca juga : Pramono Minta Food Station Transparan Jalani Proses Hukum Dugaan Beras Oplosan
Ia menambahkan, jalan sepanjang 5,64 kilometer (km) ini pun menjadi bagian penting dalam penyelesaian Jalur Jalan Lintas Selatan (JLLS) di DIY. Terhubungnya trase tersebut dengan jaringan JLLS yang sudah ada, dipastikan mampu memperpendek waktu tempuh sekaligus menurunkan biaya logistik untuk pengiriman barang dan jasa.
“Proyek ini berfungsi pula dalam meningkatkan keselamatan dan kelancaran lalu lintas di wilayah itu. Sebagai BUMN Konstruksi yang telah puluhan tahun membangun akses jalan, prioritas Waskita adalah menciptakan jalan yang aman dan nyaman digunakan oleh seluruh masyarakat,” jelas Ermy.
Dirinya melanjutkan, pengerjaan jalan senilai Rp305,67 miliar tersebut turut memerhatikan aspek lingkungan. Di antaranya melalui program penghijauan lereng dan infrastruktur penunjang berbasis ekologi.
Baca juga : Waskita Karya Dan PLADCO Jalin Kemitraan, Bidik Proyek Rp2 Triliun Di Arab Saudi
“Struktur pondasi atau borepile dipasang untuk menjaga kestabilan lereng disertai soil identification tambahan sebelum pelaksanaan, guna memastikan kesesuaian desain dengan kondisi aktual. Komitmen terhadap keberlanjutan diwujudkan pula dengan penghijauan lereng menggunakan erotion blanket berbahan cocomesh,” tutur dia.
Waskita Karya juga melibatkan masyarakat lokal dalam pembangunan proyek ini. Misalnya terkait pekerjaan konstruksi serta penyediaan layanan.
“Perseroan merasa bangga dapat terlibat dalam pembangunan jalan yang akan menjadi salah satu kebanggaan warga Yogyakarta ini. Pemerintah pun sempat mengatakan, pembangunan Jalan Baru Kretek-Girijati mendapat dukungan penuh dari masyarakat di sekitar lokasi proyek,” tegas Ermy.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya