Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
PGN Dukung Wisata Berkelanjutan di Mandeh Lewat Program CSR
Rabu, 6 Agustus 2025 20:52 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN), sebagai Subholding Gas Pertamina, memperkuat komitmennya dalam pembangunan berkelanjutan dengan mendukung program Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran dan Pemberdayaan Masyarakat (KKN PPM) Universitas Gadjah Mada (UGM) di Kawasan Mandeh dan Sungai Nyalo, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat.
Program yang berlangsung lebih dari satu bulan itu ditutup pada Jumat (1/8/2025) dengan penyelenggaraan Festival Menoreh Mandeh di Pantai Paku.
Festival ini menampilkan hasil kerja mahasiswa, antara lain produk teh daun karamunting, kerajinan batik berbahan pewarna alami dari gambir, serta produk pangan seperti selai, sirup nipah, dan abon ikan tongkol.
Sekretaris Perusahaan PGN Fajriyah Usman mengatakan, bahwa kolaborasi dengan mahasiswa KKN menjadi wujud nyata dukungan PGN dalam pengembangan pendidikan dan pemberdayaan masyarakat.
Baca juga : Komitmen Pembangunan Berkelanjutan, UPER Masuk THE Impact Rankings
“Sebagai bagian dari Subholding Gas Pertamina, PGN terus memperkuat peran strategisnya melalui program CSR yang mendukung keberlanjutan lingkungan, peningkatan ekonomi lokal, dan pengembangan generasi muda. Program KKN ini menjadi salah satu bentuk sinergi yang kami dorong untuk memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat,” ujar Fajriyah.
Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN PPM UGM Prof Deendarlianto menyatakan bahwa program ini merupakan penerjunan perdana mahasiswa UGM ke Kawasan Mandeh.
Ia berharap program dapat berlanjut dalam tiga tahun ke depan demi mendorong kawasan tersebut sebagai destinasi wisata berkelanjutan.
“Kawasan wisata Mandeh merupakan tujuan wisata baru dan tujuan destinasi wisata kedua setelah Bukittinggi. Kita ingin memastikan bahwa Mandeh bisa menjadi daerah wisata berkelanjutan. Kehadiran mahasiswa KKN diharapkan bisa mendorong pengembangan kapasitas masyarakat dan UMKM,” katanya.
Dorong Energi Terbarukan
Baca juga : Profil Singkat Henry Panjaitan, Wadirut Baru Bank Mandiri, Pengganti Riduan
Selain sektor pariwisata, program KKN PPM UGM tahun ini juga berfokus pada pengembangan energi terbarukan dan ketahanan pangan.
Salah satu inisiatif yang dilakukan adalah pemasangan lampu jalan tenaga surya di Nagari Sungai Nyalo.
Seorang warga, Chandra (34), menyampaikan bahwa lampu tenaga surya sangat membantu penerangan jalan kampung yang sebelumnya gelap dan rawan kecelakaan.
Hal senada disampaikan Yandri, warga lainnya, yang berterima kasih atas manfaat dari program tersebut.
Baca juga : Berkat Dukungan Pembiayaan BRI, UMKM Ini Berhasil Jadi Pemasok Program MBG
“Kalau malam ini gelap sekali. Kami berterima kasih banyak dari mereka, bagaimana mereka itu bisa menjadikan nagari ini lebih maju lagi. Jadi, gunanya ini kan juga bermanfaat bagi masyarakat banyak,” ujar Yandri.
Muhammad Jati, mahasiswa KKN PPM dari Prodi Teknik Fisika UGM, menjelaskan bahwa ada sepuluh titik lampu dengan kapasitas 700 watt per unit.
“Selain ramah lingkungan, lampu ini juga tidak membebani ekonomi warga dan minim perawatan,” ujarnya.
PGN menyatakan akan terus mendukung program serupa di masa mendatang melalui inisiatif tanggung jawab sosial yang berkelanjutan, khususnya di sektor pendidikan, lingkungan, dan ketahanan energi.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya