Dark/Light Mode

Wamenkop: Pembentukan Kopdes Merah Putih Perkuat Ekonomi Desa

Kamis, 7 Agustus 2025 21:17 WIB
Wamenkop Ferry Juliantono (keenam kiri)saat memberikan kuliah umum Pelaksanaan Kegiatan Sekolah Pemerintahan Desa Kabupaten Bogor Tahun 2025, di Institut Pertanian Bogor (IPB), Jawa Barat, Kamis (7/8/2025). (Foto: Dok Kemenkop)
Wamenkop Ferry Juliantono (keenam kiri)saat memberikan kuliah umum Pelaksanaan Kegiatan Sekolah Pemerintahan Desa Kabupaten Bogor Tahun 2025, di Institut Pertanian Bogor (IPB), Jawa Barat, Kamis (7/8/2025). (Foto: Dok Kemenkop)

RM.id  Rakyat Merdeka - Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Ferry Juliantono menegaskan, keberadaan Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/Kel) Merah Putih menjadi program prioritas pembangunan nasional di bawah arahan Presiden Prabowo Subianto.

Kopdes/Kel Merah Putih menekankan pembangunan ekonomi berbasis desa dengan semangat gotong royong.

“Target pendirian 80 ribu Kopdes/Kel Merah Putih di seluruh desa di Indonesia sebagai upaya meningkatkan partisipasi ekonomi desa,” kata Ferry dalam kuliah umum Pelaksanaan Kegiatan Sekolah Pemerintahan Desa Kabupaten Bogor Tahun 2025, di Institut Pertanian Bogor (IPB), Jawa Barat, Kamis (7/8/2025).

Ferry menambahkan, angka kemiskinan ekstrem di wilayah pedesaan masih tinggi akibat minimnya lapangan kerja dan rendahnya pendapatan.

Menurutnya, kondisi ini menyebabkan aliran uang produktif di desa terbatas, serta maraknya praktik rentenir, tengkulak, dan pinjaman online ilegal.

Baca juga : Sambut Baik Pertumbuhan Ekonomi, Eddy Soeparno: Perkuat Ekspor Dan Investasi

Ferry menambahkan, payung hukum Kopdes/Kel Merah Putih berlandaskan pada UUD 1945 Pasal 33 yang menegaskan kedaulatan ekonomi di tangan rakyat.

Presiden Prabowo memiliki keinginan besar agar Kopdes dapat bersaing dengan badan usaha swasta dalam menggerakkan roda ekonomi desa.

Pengembangan usaha koperasi ini juga didukung oleh keberadaan tujuh gerai yang menjadi pusat layanan.

“Kopdes/Kel Merah Putih memiliki berbagai fungsi strategis, antara lain menjadi sub-pangkalan agen gas LPG 3kg agar harga lebih terjangkau, penyalur utama pupuk bersubsidi, serta penjual obat-obatan murah melalui apotek desa,” kata Ferry. 

Selain itu, klinik desa yang didirikan melalui Kopdes/Kel Merah Putih memudahkan akses layanan kesehatan bagi warga, terutama yang kesulitan menjangkau fasilitas kesehatan kecamatan.

Baca juga : Lewat Kopdes Merah Putih, Kemenkop Dan BPS Dorong Percepat Pengentasan Kemiskinan

Kemudian usaha simpan pinjam yang dijalankan Kopdes/Kel Merah Putih juga memberikan kemudahan pinjaman tanpa risiko jeratan pinjaman online dan rentenir.

 “Kopdes/Kel Merah Putih juga menjadi wadah penyaluran program nasional pemerintah dalam rangka pengentasan kemiskinan ekstrim," ujar Ferry.

Meski sudah terbentuk, Kopdes/Kel Merah Putih masih dalam tahap pengembangan teknis operasional agar dapat memberikan keuntungan ekonomi nyata bagi masyarakat desa.

“Melalui sinergi Kopdes/Kel Merah Putih dan data desa presisi, pemerintah berkomitmen menyelesaikan masalah kemiskinan di desa secara menyeluruh dan berkelanjutan,” ungkapnya.

Di kesempatan yang sama, Wakil I Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin) Nanik S Deyang Meski menuturkan bahwa data resmi telah menunjukkan penurunan angka garis kemiskinan, karena itu BP Taskin menekankan pentingnya program pemberdayaan masyarakat.

Baca juga : Gandeng Muhammadiyah, BI Perkuat Sinergi Ekonomi Syariah

“Peran Kopdes/Kel Merah Putih juga sangat penting sebagai wadah pelaksanaan program pemberdayaan tersebut,” ujarnya.

Nanik berharap akademisi dari IPB dapat membantu melakukan pembaruan dan verifikasi data kemiskinan secara akurat.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.