Dark/Light Mode

Gelar SisBerdaya Dan DisBerdaya 2025, DANA Rangkul 5000 UMKM Naik Kelas

Jumat, 8 Agustus 2025 11:08 WIB
(Kiri ke kanan)  Director of Communications DANA Olavina Harahap, CEO and Co-Founder DANA Vince Iswara, Kepala Direktorat Inklusi Keuangan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Rony Ukurta Barus, Direktur Pengembangan Perbankan, Pasar Keuangan, & Pembiayaan Lainnya, Kementerian Keuangan Adi Budiarsa, Senior Director, Government Affairs and Strategic Development Ant International Indonesia Wilson Siahaan saat mengunjungi booth SisBerdaya dan DisBerdaya 2025 di Jakarta, Kamis (7/8/2025). (Foto: Dok. DANA)
(Kiri ke kanan) Director of Communications DANA Olavina Harahap, CEO and Co-Founder DANA Vince Iswara, Kepala Direktorat Inklusi Keuangan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Rony Ukurta Barus, Direktur Pengembangan Perbankan, Pasar Keuangan, & Pembiayaan Lainnya, Kementerian Keuangan Adi Budiarsa, Senior Director, Government Affairs and Strategic Development Ant International Indonesia Wilson Siahaan saat mengunjungi booth SisBerdaya dan DisBerdaya 2025 di Jakarta, Kamis (7/8/2025). (Foto: Dok. DANA)

RM.id  Rakyat Merdeka - Mengusung tema ‘Memajukan Bisnis dengan Teknologi’, program SisBerdaya & DisBerdaya 2025 dari DANA dan Ant International secara resmi mengumumkan 35 pemenang dari Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang sukses menunjukkan bagaimana pemanfaatan teknologi, khususnya artificial intellegence (AI) mampu meningkatkan produktivitas, efektivitas, serta keberlanjutan bisnis mereka.

Acara penghargaan digelar sebagai apresiasi atas kerja keras dan inovasi para perempuan inspiratif dari seluruh Indonesia.

Bersama Ant International, DANA berupaya lebih jauh dalam membuka akses dan peluang bagi pelaku usaha perempuan untuk naik kelas di era digital.

Program SisBerdaya dan DisBerdaya ini menjadi salah satu implementasi nyata dari komitmen tersebut, sekaligus strategi menjembatani kesenjangan digital di kalangan pelaku UMKM perempuan di seluruh Indonesia.

Para peserta mendapatkan pelatihan hybrid dengan kurikulum komprehensif mencakup Business Model Canvas, Digital Payment & Marketing, hingga pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) untuk mendukung operasional bisnis UMKM.

Lewat rangkaian pendampingan yang intensif dan aplikatif, mereka tidak sekadar diperkenalkan pada teknologi, tetapi didorong untuk menguasainya sebagai alat transformasi untuk meningkatkan produktivitas, memperluas pasar, dan menumbuhkan kepercayaan diri sebagai pelaku usaha yang tangguh dan mandiri.

Iis Sadiyah, salah satu pemenang mengatakan, sebelum dirinya ikut SisBerdaya, ia hanya menjual produk ke tetangga sekitar, tanpa tahu cara memasarkan secara online.

Baca juga : KPK Laporkan Kinerja Semester I 2025, Setor Rp 500 M Ke Kas Negara

 

Para pemenang SisBerdaya dan DisBerdaya 2025 berfoto bersama setelah menerima penghargaan dari DANA Indonesia dan Ant International di Jakarta, Kamis (7/8/2025). (Foto: Dok. DANA)

 

Selama pelatihan, Iis belajar banyak hal, mulai dari digital marketing, pencatatan keuangan, hingga membuat konten yang menarik.

"Para peserta pun juga dibekali dengan dasar-dasar memanfaatkan AI dalam strategi marketing. Sekarang saya bisa memasarkan produk lewat media sosial dan marketplace, bisnis saya pun berkembang dan pesanan semakin banyak. Yang paling penting, saya jadi lebih percaya diri menjalankan usaha ini dan ingin berbagi ilmu dengan ibu-ibu lainnya,” kata Iis, yang Pemilik Alfazza Farm sekaligus Pemenang SisBerdaya 2025 Area 3 (Jabodetabek).

Tahun ini, SisBerdaya berhasil menarik lebih dari 5.000 peserta dari tiga wilayah utama (Barat, Timur, dan Jabodetabek) meningkat 176 persen dibanding tahun sebelumnya.

Sementara itu, DisBerdaya mencatatkan pertumbuhan empat kali lipat dibanding 2024, dengan lebih dari 100 peserta perempuan penyandang disabilitas yang antusias mengikuti program ini.

Para peserta dari berbagai wilayah mulai dari Sumatera hingga Papua melewati proses seleksi dan penjurian ketat.

Baca juga : KTB Gelar Fuso Karoseri Award 2025, 23 Perusahaan Terbaik Terpilih

Kepala Direktorat Inklusi Keuangan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Rony Ukurta Barus mengatakan, SisBerdaya dan DisBerdaya menunjukkan bahwa pendekatan pemberdayaan yang berbasis komunitas dapat menciptakan dampak yang nyata dan terukur.

"Para pemenang hari ini tidak hanya inspiratif, tetapi juga menjadi katalis perubahan yang membuktikan bahwa perempuan pelaku usaha, termasuk dari kelompok disabilitas, memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang inklusif dan berkelanjutan," ujar Rony di Jakarta Kamis (7/8/2025).

Adapun puncak acara SisBerdaya 2025 mengumumkan 30 Pemenang, sementara DisBerdaya 2025 menobatkan 5 Pemenang.

Para pemenang dipilih berdasarkan kualitas proposal bisnis, potensi dampak sosial, strategi pertumbuhan, serta pemanfaatan teknologi digital dalam operasional usaha.

Mereka berhak menerima total hadiah senilai 750 juta rupiah untuk mendukung pengembangan usaha, peningkatan kapasitas, dan adopsi teknologi dalam bisnis masing-masing.

CEO dan Co-Founder DANA Vince Iswara mengatakan, penganugerahaan SisBerdaya dan DisBerdaya 2025, bukan hanya selebrasi dan kompetisi semata, melainkan momentum penting untuk mengakui dan mendukung terus UMKM perempuan sebagai bagian penting dalam pertumbuhan ekonomi di Indonesia.

 "Kita semua tahu bahwa 64 persen pelaku UMKM di Indonesia dikelola oleh perempuan. Mereka yang bekerja keras dari dalam dapur atau mungkin warung kecil di depan rumahnya, mencoba membantu stabilitas ekonomi keluarganya. Kemajuan teknologi dan kemudahan akses investasi digital sudah selayaknya menghilangkan kesenjangan ini,” ujar Vince.

Baca juga : Gelar Pelatihan Macrame, LPCK Dukung UMKM Kabupaten Bekasi Naik Kelas

Sementara itu Senior Director and Strategic Development Ant International Indonesia Wilson Siahaan mengaku bangga dapat melanjutkan kemitraan strategis  dengan DANA untuk kembali menyelenggarakan program SisBerdaya dan DisBerdaya yang telah memasuki tahun ketiga.

Selaras dengan pilar utama strategi keberlanjutan ini, Wilson mengatakan pengembangan talenta menjadi fokus pendekatan kami untuk memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Menurutnya, program ini menegaskan bahwa transformasi digital tidak sekadar menjadi motor penggerak ekonomi keluarga, tetapi juga menumbuhkan keyakinan diri, menciptakan peluang baru, dan menginspirasi para perempuan lainnya di seluruh Indonesia.

"Bersama dengan para mitra, Ant International akan terus mendorong pertumbuhan yang inklusif bagi para pelaku usaha dari berbagai skala,” ujar Wilson.

SisBerdaya dan DisBerdaya tahun ini juga memperluas dampaknya ke seluruh penjuru negeri dengan menjangkau peserta dari tiga wilayah utama: Area I (Sumatera, Kalimantan, dan Jawa, kecuali Jakarta), Area II (Sulawesi, Bali, NTT, NTB, Ambon, Papua), dan Area III (Jabodetabek).

Dengan latar belakang usaha yang beragam, mulai dari kuliner, kerajinan, kecantikan, pertanian, hingga teknologi, para peserta membuktikan bahwa perempuan Indonesia siap naik kelas dan memimpin transformasi ekonomi.

Sebagai platform yang aktif mendukung pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), DANA telah membantu lebih dari 1 juta pelaku usaha melalui fitur DANA Bisnis.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.