Dark/Light Mode

Tingkatkan Transparansi, Efisiensi Dan Akuntabilitas Koperasi

Telkom Siapkan Sistem Digital Antisipasi Fraud

Minggu, 10 Agustus 2025 07:00 WIB
Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo meninjau Koperasi Desa Merah Putih Cileunyi Wetan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Rabu (6/8/2025). (Foto: Dok. Kementerian BUMN)
Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo meninjau Koperasi Desa Merah Putih Cileunyi Wetan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Rabu (6/8/2025). (Foto: Dok. Kementerian BUMN)

 Sebelumnya 
“Mulai dari dukungan dis­tribusi pangan subsidi, LPG (Liquefied Petroleum Gas) sub­sidi hingga MinyaKita melalui KDMP/KKMP bisa menjadi katalis integrasi ekonomi nasi­onal, dari desa ke kota,” ucap Ariyo kepada Rakyat Merdeka, kemarin.

Meski begitu, Ariyo menilai, KDMP/KKMP tidak terlepas dari risiko bangkrut ketika Pemerintah atau BUMN meng­hentikan bantuan dana atau pembiayaannya.

“Kalau terus-terusan dibantu Pemerintah, jangan sampai ko­perasinya jadi manja, sehingga dikhawatirkan sulit membesar,” jelasnya.

Baca juga : Pedagang Buka Lapak Di Tepi Jalan Kyai Maja

Untuk itu, KDMP/KKMP ke depan harus tetap tumbuh secara mandiri.

Pemerataan Pembangunan

Tiko menyatakan, keberadaan KDMP/KKMP yang didukung oleh ekosistem BUMN telah berkontribusi nyata terhadap peningkatan distribusi bahan kebutuhan pokok, seperti beras, pupuk, dan gas LPG di tingkat desa.

“Pupuk yang diberikan ke­pada petani kini tidak diperjualbelikan kembali, dan petani dapat melakukan panen dua kali setahun,” jelasnya.

Baca juga : Crystal PalĀ­ace Vs Liverpool, The Reds Terjunkan Skuad Baru Mewah

Sejak peluncuran nasional oleh Presiden Prabowo Subianto pada 21 Juli 2025 di Klaten, Jawa Tengah, lebih dari 80 ribu koperasi telah dibentuk me­lalui Musyawarah Desa Khusus (Musdesus).

Dalam forum itu, warga menyepakati proposal bisnis koperasi serta besaran pinjaman kepada bank.

Model bisnis KDMP/KKMP mengandalkan potensi ekonomi lokal yang terintegrasi ke dalam ekosistem BUMN.

Baca juga : The World Games 2025, Genderang Perahu Naga RI Membahana Di China

Yang meliputi layanan per­bankan dan inklusi keuangan (BRI, BNI, Mandiri, BTN, BSI), Distribusi LPG subsidi (Per­tamina Patra Niaga), Penyediaan pupuk subsidi dan nonsubsidi (Pupuk Indonesia).

Kemudian, stabilitas harga pangan (Bulog melalui beras SPHP), Layanan logistik (Pos Indonesia), Sembako (ID Food), Layanan kesehatan (Kimia Farma), Sistem digital koperasi (Telkom Indonesia).

Tiko menekankan, seluruh keuntungan program dialo­kasikan sepenuhnya untuk koperasi. Skema pinjaman pun dirancang fleksibel, menyesuaikan dengan siklus perdagangan koperasi. [DWI]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.