Dark/Light Mode

Pertamina-KKP Kembangkan Kawasan Mangrove Nasional Kamal Muara

Sabtu, 9 Agustus 2025 19:30 WIB
Foto: Pertamina
Foto: Pertamina

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Pertamina (Persero) bekerja sama dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengembangkan Kawasan Mangrove Nasional Kamal Muara, Jakarta Utara, seluas 2,5 hektare. Langkah ini bertujuan menjaga ekosistem pesisir sekaligus memperkuat peran mangrove sebagai pelindung alami dan penyimpan karbon biru.

Program ini diawali dengan peresmian Kawasan Mangrove Nasional Kamal Muara yang diisi penanaman mangrove dan edukasi pengelolaan sampah pesisir. 

Baca juga : Retret Kadin 2025: Prabowo Tekankan Disiplin & Wawasan Kebangsaan

Kegiatan tersebut dihadiri Pembina Solidaritas Perempuan untuk Indonesia Kabinet Merah Putih (Seruni KMP) Selvi Gibran Rakabuming, Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan Didit Herdiawan, Wakil Menteri Lingkungan Hidup Diaz Hendropriyono, serta masyarakat dan pelajar SD–SMP di wilayah Kamal Muara.

Wamen KKP Didit Herdiawan menyampaikan, kawasan ini akan menjadi percontohan nasional pengelolaan ekosistem mangrove berkelanjutan. “Kawasan Mangrove Nasional juga akan difungsikan sebagai pusat penanganan sampah terintegrasi, memperkuat konektivitas antara pelestarian lingkungan dan ekonomi biru berbasis masyarakat,” ujarnya.

Baca juga : Peduli Keberlanjutan Generasi Penerus, Kapolri Pimpin Tanam Mangrove Di Kalbar

Ia menambahkan, program ini merupakan implementasi dari lima kebijakan ekonomi biru untuk mewujudkan laut sehat sebagai penopang pertumbuhan ekonomi dan kehidupan sosial. Kawasan ini akan membudidayakan 202 jenis mangrove asli Indonesia, dilengkapi fasilitas pembibitan dan riset, sehingga berfungsi tidak hanya untuk mencegah abrasi tetapi juga sebagai lokasi riset dan eduwisata.

Vice President Corporate Communication Pertamina, Fadjar Djoko Santoso mengatakan, pengelolaan sampah di kawasan pesisir dilakukan secara terpadu, dari hulu hingga hilir. “Pertamina berkontribusi melalui Program Laut Sehat Bebas Sampah (Laut Sebasah), dengan bantuan sarana infrastruktur, operasional, dan pendampingan untuk tiga bank sampah di Kamal Muara, yakni Bank Sampah Kamura Lestari, Bank Sampah Candana, dan Bank Sampah RW 02,” ujarnya.

Baca juga : Kapolri Minta Nasihat Ulama Menjaga NKRI

Fadjar berharap program ini menjadi solusi terintegrasi bagi pelestarian kawasan pesisir. “Tidak hanya mengembangkan mangrove, tetapi juga mengelola sampah pesisir secara berkelanjutan,” imbuhnya.

Program ini menjadi wujud nyata komitmen Pertamina mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya poin 12 (konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab), poin 13 (penanganan perubahan iklim), dan poin 14 (ekosistem lautan). Sebagai pemimpin transisi energi di Indonesia, Pertamina menargetkan net zero emission 2060 melalui program-program berkelanjutan yang sejalan dengan prinsip Environmental, Social & Governance (ESG).

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.