Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Pakai CNG PGN Gagas, RS Hasan Sadikin Hemat Biaya Operasional Dan Tekan Emisi
Senin, 11 Agustus 2025 15:40 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung resmi beralih menggunakan gas bumi berbasis Compressed Natural Gas (CNG) dari PT Gagas Energi Indonesia (Gagas), anak perusahaan PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN).
Pemakaian CNG dengan merek Gaslink mulai diterapkan untuk kebutuhan dapur sejak Rabu (6/8/2025).
Baca juga : Beralih Ke Gas Pertamina, RSUP Hasan Sadikin Bandung Sukses Lakukan Efisiensi
RSHS akan menggunakan Gaslink sebesar 1.500 meter kubik per bulan, menggantikan energi berbahan bakar solar. Ke depan, pemakaian Gaslink akan diperluas untuk mengoperasikan boiler dan genset listrik.
Direktur Utama RSHS, dr. H. Rachim Dinata Marsidi mengatakan, peralihan ini tidak hanya membuat operasional rumah sakit lebih efisien, tetapi juga membantu mewujudkan lingkungan yang lebih bersih. “Sebelumnya biaya energi solar mencapai sekitar Rp 8 miliar per tahun. Dengan CNG, biayanya turun menjadi sekitar Rp 5 miliar per tahun. Penghematan ini dialihkan untuk kebutuhan lain rumah sakit,” ujarnya.
Baca juga : Pakar: Penataan Kawasan Hutan Harus Adil Dan Patuhi UUPA
Pengaliran perdana Gaslink di RSHS disaksikan oleh Komisaris Utama Pertamina Mochamad Iriawan dan Wakil Direktur Utama Pertamina Oki Muraza. Kegiatan ini bersamaan dengan Market Day CNG Pertamina di Bandung.
Mochamad Iriawan berharap langkah RSHS dapat menjadi contoh bagi rumah sakit lain. “Gas bumi adalah energi ramah lingkungan dan dapat membantu mengurangi impor energi, sejalan dengan target Presiden. Pertamina siap mengawal upaya ini demi mewujudkan kemandirian energi nasional,” katanya.
Baca juga : Apkasi Sikapi Putusan MK Soal Pemisahan Pemilu Nasional dan Daerah
Direktur Utama PGN, Arief S. Handoko, menegaskan bahwa penggunaan Gaslink di RSHS mendukung inisiatif menuju green hospital. “CNG memiliki emisi lebih rendah dibanding energi fosil lain. Kami berkomitmen memberikan layanan terbaik agar manfaatnya optimal,” tuturnya.
Direktur Utama Gagas, Santiaji Gunawan, menambahkan bahwa pemanfaatan Gaslink di sektor kesehatan membuktikan potensi CNG untuk mendukung layanan publik. “Kami siap memperluas layanan CNG di Bandung dan sekitarnya,” ujarnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya