Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
UNNES GIAT 12 & Natureline Candles Latih Perempuan Gumukrejo Lewat Usaha Kreatif
Kamis, 14 Agustus 2025 21:57 WIB
Untuk memberdayakan perempuan desa dan memperkuat ekonomi keluarga, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Negeri Semarang (UNNES) GIAT 12 NGOPENI JATENG melaksanakan program Perempuan Agen Pancasila: Penguatan Ketahanan Pangan Keluarga di Desa Gumukrejo, Kecamatan Teras, Kabupaten Boyolali, Selasa (5/8/2025). Kegiatan ini diselenggarakan oleh Pusat Pengembangan Kuliah Kerja Nyata LPPM UNNES, Mahasiswa GIAT 12 Desa Gumukrejo, dan Pemerintah bekerja sama dengan UMKM Natureline Candles serta Ibu-Ibu PKK Dukuh Gumukrejo.
Pemberdayaan perempuan desa menjadi kunci penguatan ekonomi keluarga dan ketahanan pangan rumah tangga. Hasil observasi awal menunjukkan bahwa Desa Gumukrejo memiliki potensi pengembangan UMKM serta sumber daya perempuan yang aktif di PKK. Namun, peningkatan keterampilan wirausaha dan inovasi produk bernilai tambah masih dibutuhkan agar perekonomian keluarga dapat berkembang.
Kegiatan bertempat di Kantor Kelurahan Desa Gumukrejo dan menghadirkan dua sesi utama, yaitu sosialisasi dan pelatihan. Pada sesi sosialisasi, peserta mendapat materi tentang pemasaran produk, tips dan trik promosi melalui media sosial, serta strategi membangun citra merek. Selanjutnya, sesi pelatihan mengajarkan pembuatan scented wax sachet, produk unggulan Natureline Candles yang memiliki nilai jual tinggi.
Baca juga : Duel Prancis Vs Israel Dijaga Ketat Aparat
Menurut Arini, Founder Natureline Candles, scented wax sachet merupakan peluang usaha rumahan yang mudah dijalankan, menggunakan bahan terjangkau, dan dapat dipasarkan secara daring maupun luring. Sebanyak 30 ibu-ibu PKK mengikuti kegiatan ini dengan antusias dan memperhatikan setiap sesi.
Pelatihan pembuatan scented wax sachet (Foto: Dok. Pribadi)
"Kami berharap melalui pelatihan scented wax sachet ini, ibu-ibu PKK Desa Gumukrejo tidak hanya mendapatkan keterampilan baru, tetapi juga termotivasi untuk mengembangkan usaha kreatif yang mampu mendukung ketahanan pangan keluarga. Kegiatan ini menjadi wujud nyata peran perempuan sebagai agen Pancasila yang mandiri dan produktif," ujar Amel, penanggung jawab kegiatan.
Baca juga : Jerman Vs Bosnia, Uji Coba Kiper Utama
Kepala Desa Gumukrejo, Suyoto, memberikan apresiasi atas terlaksananya kegiatan ini. “Saya berterima kasih kepada mahasiswa KKN yang telah mengadakan pelatihan bermanfaat ini,” ujarnya.
Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan keterampilan perempuan desa dalam membuat kerajinan berniali jual, mengembangkan keterampilan pemasaran digital pelaku UMKM desa, memperluas jangkauan pasar produk lokal hingga ke luar daerah, serta mendorong peningkatan pendapatan keluarga melalui usaha mandiri. Selain itu, Pelatihan pembuatan scented wax sachet mendukung tema NGOPENI JATENG dengan memberdayakan perempuan desa untuk mengembangkan potensi ekonomi lokal. Kegiatan ini mendorong kemandirian dan kreativitas perempuan dalam menciptakan produk bernilai jual, sekaligus memperkuat ketahanan pangan keluarga. Program ini menjadi bentuk nyata perawatan potensi SDM desa melalui kolaborasi antara perguruan tinggi, UMKM, dan masyarakat.
“Bersama UNNES GIAT, Membangun Indonesia dari Desa”
Septiani Ummi Lif’atin Nasiha
Mahasiswa UNNES GIAT 12 Desa Gumukrejo
Mahasiswa UNNES GIAT 12 Desa Gumukrejo
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya