Dark/Light Mode

KAI Resmi Operasikan Lokomotif Baru CC 205 Buatan Amerika Serikat

Rabu, 20 Agustus 2025 15:49 WIB
KAI resmi mengoperasikan lokomotif baru tipe CC 205 buatan Progress Rail, Amerika Serikat, pada Rabu (20/8) di Stasiun Tanjungkarang, Lampung
KAI resmi mengoperasikan lokomotif baru tipe CC 205 buatan Progress Rail, Amerika Serikat, pada Rabu (20/8) di Stasiun Tanjungkarang, Lampung

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI resmi mengoperasikan lokomotif baru tipe CC 205 buatan Progress Rail, Amerika Serikat, pada Rabu (20/8) di Stasiun Tanjungkarang, Lampung.

Lokomotif ini merupakan bagian dari pengadaan 54 unit sarana angkutan barang. Lokomotif-lokomotif tersebut tiba di Pelabuhan Panjang, Lampung, pada 17 Juli 2025 dan langsung menjalani pengecekan di Dipo Lokomotif Tanjungkarang.

Setelah melalui proses pengecekan dan commissioning, lokomotif kini siap digunakan untuk mengangkut batu bara sebagai komoditas utama pasokan energi nasional.

Direktur Pengelola Sarana Prasarana KAI, Heru Kuswanto mengatakan, pengoperasian perdana lokomotif CC 205 menjadi langkah penting dalam memperkuat sektor logistik nasional, khususnya untuk angkutan batu bara yang berperan vital dalam ketahanan energi.

Baca juga : METI Komit Promosikan Pemanfaatan Energi Terbarukan di Indonesia

"Lokomotif ini mampu menarik hingga 61 gerbong atau setara 3.050 ton barang. Jumlah tersebut menggantikan sekitar 120 truk kontainer berukuran 40 kaki, sehingga lebih efisien sekaligus mengurangi kemacetan dan polusi udara," ujarnya.

Pada kesempatan sama, President & CEO Progress Rail, John Newman, menyampaikan apresiasi atas kerja sama dengan KAI.

"Kami berkomitmen penuh mendukung KAI dalam mengembangkan usahanya secara efisien, aman, menguntungkan, dan berkelanjutan di tahun-tahun mendatang," kata John Rabu (20/8/2025)

Proyek pengadaan lokomotif ini merupakan bagian dari investasi KAI senilai USD 222,5 juta atau sekitar Rp3,56 triliun.

Baca juga : Polytron Resmikan Showroom Kedua di Jakarta dan Perdana di Surabaya

Investasi tersebut mendukung target angkutan batu bara sebesar 111,2 juta ton serta angkutan non-batu bara 10,9 juta ton pada 2029. Lokomotif CC 205 juga dirancang mampu mengurangi emisi CO₂ hingga 84%, sejalan dengan komitmen KAI menghadirkan sistem logistik yang ramah lingkungan.

Selain lokomotif, KAI juga mengadakan 1.125 unit gerbong datar BM 54 ton untuk angkutan barang di Sumatera Selatan.

Sebanyak 60 unit tahap awal telah tiba di Divre III Palembang pada 6 Juli 2025 dan siap digunakan. Setiap gerbong memiliki kapasitas muat hingga 15 ton dengan total daya angkut mencapai 4.050 ton.

Gerbong ini dirancang khusus mengangkut komoditas berat seperti batu bara dan material konstruksi, sekaligus memperkuat distribusi energi nasional yang efisien.

Baca juga : Elon Musk Umumkan Partai Baru, Namanya Partai Amerika

Vice President Public Relations KAI, Anne Purba, menyebut pengadaan lokomotif CC 205 dan gerbong datar BM 54 ton merupakan strategi percepatan pergeseran logistik dari moda darat ke moda rel.

"Seluruh gerbong diproduksi di dalam negeri oleh PT INKA dengan optimalisasi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN). Sarana tambahan ini juga disiapkan untuk mendukung proyek Sumbagsel, Tarahan II, dan Kertapati yang akan menambah total volume angkutan," jelasnya.

Anne menambahkan, langkah ini akan membuat sistem logistik nasional semakin terintegrasi dan berkelanjutan.

"Kami berharap tambahan sarana ini mampu mendukung pertumbuhan ekonomi yang lebih hijau dan ramah lingkungan,” pungkasnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.