Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) mempertegas komitmennya dalam menyediakan pasokan gas bumi untuk mendukung kebutuhan energi di lingkungan Kementerian Pertahanan (Kemenhan) dan Tentara Nasional Indonesia (TNI).
Kerja sama ini diresmikan melalui Kesepakatan Bersama pada Selasa (19/8/2025). Kerja sama ini melanjutkan sinergi yang telah terjalin sejak 2018.
PGN menyalurkan gas bumi untuk berbagai kebutuhan, mulai dari memasak hingga boiler, di fasilitas Kemenhan. Layanan ini dipastikan berjalan optimal dan efisien, sejalan dengan program pemerintah dalam mendorong efisiensi energi dan anggaran.
Baca juga : PGN: Pasokan Gas Jabar Terganggu Akibat Penurunan Volume Suplai
Dirjen Kuathan Kemhan, Marsekal Muda TNI H. Haris Haryanto menyampaikan, kerja sama dengan PGN menjadi langkah penting dalam mendukung penggunaan energi yang lebih hemat.
“Pemerintah mengharapkan adanya efisiensi dalam penggunaan anggaran. Kami berharap peran PGN dapat menyediakan alternatif energi yang lebih efisien, sekaligus menyiapkan infrastruktur menuju energi ramah lingkungan ke depan,” ujarnya.
Direktur Utama PGN, Arief S. Handoko, menambahkan bahwa penggunaan gas bumi tidak hanya mendukung efisiensi biaya, tetapi juga memperkuat ketahanan energi nasional.“PGN bersinergi dengan pemerintah untuk membantu mengoptimalkan penghematan melalui penggunaan gas bumi, baik pipa, CNG, maupun LNG. Kerja sama ini juga menjadi wujud nyata optimalisasi produksi dalam negeri guna mendukung target swasembada energi dan ketahanan energi,” jelas Arief.
Baca juga : Pertamina EP Pastikan Pasokan Gas Ke Konsumen Di Subang Sudah Normal
Layanan gas bumi PGN untuk Kemenhan dan TNI telah mencakup berbagai fasilitas, di antaranya Mess TNI Angkatan Laut, TNI Angkatan Darat, dan Mabes TNI. Rata-rata volume penyaluran mencapai lebih dari 10.000 m³ per bulan, tersebar di Medan, Cirebon, Bogor, Jakarta, dan Tarakan.
Sebagai bagian dari dukungannya, PGN juga memastikan keandalan pasokan energi dengan pemeliharaan rutin, peremajaan pipa, serta langkah mitigasi untuk meminimalkan gangguan operasional.
Dukungan Kemenhan disebut menjadi faktor penting bagi keberlanjutan program ini, termasuk dalam pengamanan penyaluran gas bumi eksisting serta pengembangan pasar dan infrastruktur ke depan. “Kami optimis gas bumi dapat menjadi bagian dari solusi Asta Cita swasembada energi di Indonesia,” tutup Arief.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya