Dark/Light Mode

Sempat Melemah Tipis, IHSG Langsung Melesat Pagi Ini

Kamis, 4 September 2025 09:15 WIB
IHSG. (Foto: M Qori/Rakyat Merdeka)
IHSG. (Foto: M Qori/Rakyat Merdeka)

RM.id  Rakyat Merdeka - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada awal perdagangan sesi I, Kamis (4/9/2025), dibuka melemah tipis 12,02 poin atau 0,15 persen ke level 7.873,84. Tak lama berselang, IHSG berbalik arah dan bergerak variatif di kisaran 7.899.

Hingga menit-menit awal perdagangan, tercatat 1,07 miliar saham berpindah tangan dengan nilai Rp617,11 miliar melalui 71.292 kali transaksi. Dari total saham yang diperdagangkan, 264 saham menguat, 109 terkoreksi, dan 221 stagnan.

Executive Director Kadin Indonesia Institute, Mulya Amri menilai, kondisi pasar tetap tangguh meski sempat terjadi gejolak sosial.

Baca juga : Rupiah Dibuka Melemah Tipis Ke Rp 16.424 Per Dolar AS

“Meski gejolak sosial masih ada, IHSG dan rupiah bisa pulih dengan cepat setelah ketegangan. Ini menunjukkan daya tahan pasar kita semakin kuat,” katanya kepada Rakyat Merdeka, Kamis (4/9/2025).

Menurut Mulya, keyakinan investor bahwa situasi dapat terkendali membuat aktivitas ekonomi segera kembali normal. “Ada penurunan, tetapi akan kembali berbalik arah,” ujarnya.

IHSG diproyeksi bergerak menguat dengan level support di 7.842 dan resistance di 7.932.

Baca juga : IHSG Melemah Ke 7.899, Tertekan Aksi Jual Investor Asing Jumat Pagi

Lebih lanjut, Mulya menekankan bahwa fondasi ekonomi Indonesia saat ini cukup solid. Presiden Prabowo, kata dia, berulang kali menyampaikan bahwa inflasi terkendali, cadangan devisa terjaga, serta neraca perdagangan tetap positif.

“Kondisi ini memberi ruang gerak lebih leluasa bagi pemerintah untuk menahan tekanan global sekaligus menjaga momentum pertumbuhan domestik,” ucapnya.

Dari sisi politik, stabilitas juga mendukung. Presiden Prabowo memimpin dengan dukungan koalisi yang solid, sehingga menumbuhkan kepercayaan publik maupun investor terhadap arah kebijakan nasional.

Baca juga : Inter Milan Langsung Menggila Di Pekan Perdana

“Hal ini termasuk komitmen dalam pemberantasan korupsi, efisiensi birokrasi, dan konsistensi kebijakan,” jelas Mulya.

Ia memastikan, Kadin mendukung penuh agenda pemerintah dan siap bekerja sama agar manfaatnya dirasakan dunia usaha dan masyarakat. “Kadin juga mendorong perbaikan iklim investasi melalui deregulasi dan peningkatan kemudahan berusaha,” pungkasnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.