Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Gubernur Pramono Pastikan Jakarta Sudah Kembali Pulih
Selasa, 2 September 2025 15:37 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memastikan aktivitas masyarakat di Ibu Kota sudah kembali normal pasca rangkaian aksi demonstrasi yang sempat menimbulkan kerusuhan dan kerugian fasilitas publik.
Dia menyebut, pelaksanaan Car Free Day (CFD) pada Sabtu lalu menjadi salah satu langkah penting untuk mengembalikan kepercayaan dan kebersamaan warga.
“Dan kalau dilihat hari ini, saya bersyukur bahwa Jakarta aktivitas masyarakatnya sudah hampir normal, maka kenapa hari Sabtu kemarin banyak orang yang sebenarnya melarang saya untuk car free day. Saya sampaikan apa adanya, tetapi saya bilang bahwa harus car free day. Supaya kepercayaan, dan kemudian juga kebersamaan masyarakat itu timbul,” ujar Pramono di kawasan Slipi, Palmerah, Jakarta Barat, Selasa (2/9/2025).
Menurut Pramono, Car Free Day yang digelar Sabtu lalu berlangsung lancar tanpa hambatan. dia menegaskan keputusan tersebut bertujuan agar warga merasa aman dan yakin bahwa kondisi Jakarta sudah terkendali.
Baca juga : Wagub Rano Ajak Warga Jaga Jakarta, Jangan Rusak Fasilitas Umum
“Saat Sabtu kemarin. Alhamdulillah semuanya muncul, jam 8 udah normal. Dan inilah yang kita lakukan,” ungkapnya.
Selain itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) juga telah menyiapkan langkah strategis untuk menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di Ibu Kota.
“Termasuk kenapa kemarin di hari Senin, pertama kami sudah berkoordinasi dengan Forkopimda untuk langkah-langkah lanjutan menjaga Jakarta,” tutur Pramono.
Sebelumnya, Gubernur Jakarta Pramono Anung menyampaikan bahwa layanan Transjakarta dan MRT akan digratiskan karena sistem tap in dan tap out rusak dan tidak dapat digunakan.
Baca juga : Gelar Gerakan Pangan Murah, Pemerintah Pastikan Harga Beras Tetap Stabil
“Kemudian yang tidak kalah penting adalah, pada hari ini (Sabtu) rencana satu Minggu Ke depan, pemprov DKI Jakarta akan meng gratiskan layanan Transjakarta dan MRT," ujar Pramono di Jakarta, Sabtu (30/8/2025).
Keputusan ini muncul setelah sejumlah fasilitas transportasi umum mengalami kerusakan parah imbas demonstrasi besar pada Jumat (29/8). Sejumlah halte Transjakarta terbakar, sementara sistem pembayaran elektronik tidak lagi berfungsi.
Aksi demo yang berujung ricuh akhir pekan lalu meninggalkan jejak pahit bagi transportasi publik Jakarta. Sebanyak 22 halte Transjakarta jadi korban. Enam di antaranya dibakar dan dijarah, sementara 16 lainnya dicorat-coret pelaku vandalisme.
Lebih lanjut, Pramono memastikan, perbaikan halte bisa tuntas paling lambat 9 September mendatang.
Baca juga : Layanan Operasional MRT Jakarta Kembali Normal
“Sejak Sabtu kita sudah mulai pembersihan. Perbaikan segera dilakukan. Mudah-mudahan baik yang rusak sedang maupun rusak berat bisa selesai tanggal 8 atau 9 September,” tegas Pramono di Balai Kota, Senin (1/9/2025).
Sebagai bentuk kompensasi, Pemprov DKI menggratiskan layanan Transjakarta dan MRT sejak 1 hingga 8 September.
“Gratis nol rupiah untuk masyarakat. Kita ingin warga tetap bisa beraktivitas tanpa terbebani,” ujar Pramono.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya