Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
BPJS Ketenagakerjaan Kelapa Gading Lindungi Atlet Pencak Silat Wali Kota Cup 4
Minggu, 28 September 2025 18:51 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - BPJS Ketenagakerjaan Jakarta Kelapa Gading memberikan dukungan penuh pada penyelenggaraan Kejuaraan Pencak Silat Wali Kota Cup 4 Jakarta Utara yang berlangsung di Gelanggang Remaja Jakarta Utara. Dukungan ini sekaligus memperkuat sinergi antara BPJS Ketenagakerjaan dengan Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Jakarta Utara dalam melindungi atlet dan insan olahraga.
Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Jakarta Kelapa Gading, Ivan Sahat H Pandjaitan, menyampaikan bahwa pihaknya hadir bukan hanya sebagai mitra kegiatan, tetapi juga sebagai penyedia perlindungan jaminan sosial bagi para atlet, pelatih, dan ofisial. Menurut Ivan, olahraga pencak silat memiliki risiko cedera yang tinggi sehingga perlindungan sosial menjadi sangat penting.
Baca juga : BPJS Ketenagakerjaan dan RS Atma Jaya Ajak PPSU Sosialisasikan Program Jamsostek
”Dengan BPJS Ketenagakerjaan, seluruh biaya medis akibat kecelakaan kerja ditanggung sepenuhnya tanpa batasan biaya dan waktu,” ujar Ivan.
Ia menjelaskan, program perlindungan yang diberikan mencakup Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) dengan iuran yang sangat terjangkau, yakni Rp 16.800 per bulan. Perlindungan tersebut berlaku menyeluruh, mulai dari perjalanan menuju lokasi latihan atau pertandingan, saat bertanding, hingga perjalanan pulang.
Baca juga : BPJS Ketenagakerjaan Sosialisasikan Manfaat Perlindungan Untuk Driver Ojol
Ivan mendorong para atlet dan pelatih untuk tetap melanjutkan pembayaran iuran secara mandiri setiap bulan, agar perlindungan jaminan sosial tetap aktif meskipun di luar ajang kejuaraan. Dengan begitu, manfaat program BPJS Ketenagakerjaan dapat melindungi kapan saja dan di mana saja.
Selain itu, ia merekomendasikan atlet untuk memanfaatkan program Jaminan Hari Tua (JHT) dengan tambahan iuran Rp 20 ribu per bulan. Program ini memungkinkan peserta menabung dengan hasil pengembangan lebih tinggi dibandingkan bunga deposito bank, serta dapat dicairkan ketika pensiun dari dunia atlet.
Baca juga : BRI Peduli Dorong Pengelolaan Sampah Di Bali Lewat Pelatihan Pupuk Kompos
“Program JHT memberi fleksibilitas bagi atlet untuk menabung jangka panjang. Saldo dan hasil pengembangannya bisa menjadi bekal finansial setelah pensiun. Untuk kemudahan, peserta juga bisa membayar iuran sekaligus untuk enam bulan atau satu tahun,” jelas Ivan.
Melalui kegiatan ini, BPJS Ketenagakerjaan berharap dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya jaminan sosial di kalangan atlet, sekaligus menjadikan olahraga sebagai pintu masuk strategis untuk memperluas kepesertaan.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya