Dark/Light Mode

Optimalkan Aset, PTPN I Sulap Kebun Karet Jadi Agrowisata

Kamis, 2 Oktober 2025 09:37 WIB
Wahana outbound dan area hijau di Agrowisata Kampoeng Karet, Karanganyar, jadi daya tarik wisata alam sekaligus bukti optimalisasi aset PTPN I. (Foto: PTPN I)
Wahana outbound dan area hijau di Agrowisata Kampoeng Karet, Karanganyar, jadi daya tarik wisata alam sekaligus bukti optimalisasi aset PTPN I. (Foto: PTPN I)

RM.id  Rakyat Merdeka - PTPN I melakukan optimalisasi aset kebun karet di Karanganyar, Jawa Tengah, yang diubah menjadi Agrowisata Kampoeng Karet. Lahan karet yang sudah tidak produktif kini disulap menjadi destinasi wisata edukatif dan bisnis baru bagi perusahaan.

Direktur PTPN I Teddy Yunirman Danas mengatakan, perusahaan mendapat mandat sebagai Supporting Co untuk mengelola komoditas di luar gula dan sawit, seperti karet, kakao, kopi, dan tembakau, termasuk juga aset hospitality, rumah sakit, serta tempat wisata. Agrowisata Kampoeng Karet ini merupakan salah satunya. 

"Kami terus mendorong unit kerja membuka peluang optimalisasi aset seperti ini," kata Teddy di Jakarta, Kamis (2/10/2025).

Agrowisata Kampoeng Karet berada di lereng Gunung Lawu, tepatnya di Desa Puntuk Rejo, Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar. Lokasinya hanya berjarak sekitar 20 km atau 30 menit dari pusat kota Karanganyar. 

Baca juga : Kurangi Kepadatan Penduduk, DKI Pecah Kelurahan Kapuk Cengkareng Jadi Tiga

Dengan udara sejuk, pemandangan asri, serta potensi topografi yang mendukung, kebun karet tersebut diputuskan untuk dikembangkan menjadi objek wisata.

Manajer Agrowisata Kampoeng Karet, M. Ibrohim Fajjri, didampingi Penyelia Sistem Manajemen, Herry Sulistyo, menjelaskan bahwa kajian komprehensif telah dilakukan sebelum kebun karet dialihfungsikan. 

Kajian mencakup kelayakan objek, potensi kunjungan, hingga aspek akomodasi.

"Dulu kebun ini sudah tidak produktif. Setelah kajian mendalam, akhirnya diputuskan dibuat agrowisata. Syukurlah sekarang sudah berjalan, dan kami terus berinovasi, baik dari sisi fasilitas, wahana, maupun layanan," ujarnya.

Baca juga : Zulhas Kebut Kawasan Swasembada Di Papua

Kini, Agrowisata Kampoeng Karet semakin diminati wisatawan lokal maupun luar daerah. Konsep wisata edukasi yang ditawarkan dilengkapi dengan berbagai wahana dan fasilitas, antara lain outbound, camping ground, flying fox, river tubing, petualangan jeep, trampolin, scooter, berkuda, istana kelinci, mandi bola, terapi ikan, hingga kolam renang anak. Jaringan seluler dan Wi-Fi juga tersedia.

Selain untuk rekreasi, kawasan ini cocok menjadi lokasi kegiatan massal seperti outbound perusahaan, jambore, pertemuan keluarga, arisan, hingga acara keagamaan. 

Fasilitas kafe dan restoran turut melengkapi kenyamanan pengunjung dengan pilihan kudapan ringan hingga makanan berat.

Harga tiket masuk juga terjangkau.

Weekend, dewasa Rp10.000, anak-anak Rp7.000. Sementara, di weekday, dewasa Rp7.000, anak-anak Rp6.000.

Baca juga : Ultah Ke-70, Polantas Ajak Gen Z Jadi Pelopor Keselamatan

Dengan suasana sejuk pegunungan, fasilitas lengkap, serta tiket murah meriah, Agrowisata Kampoeng Karet hadir sebagai destinasi baru yang ramah keluarga sekaligus mendukung diversifikasi usaha PTPN I.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.