Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Integrated Reporting: Jalan Baru Menuju Kepercayaan Investor dan Ekonomi Hijau
Selasa, 7 Oktober 2025 22:19 WIB
Investor hari ini bukan lagi sekadar berburu laba. Mereka mencari trust, bukan hanya return. Dunia bisnis telah bergeser, dari sekadar hitung-hitungan untung-rugi, menuju pertanyaan yang lebih dalam apakah perusahaan ini bertanggung jawab terhadap manusia dan bumi? Di sinilah Integrated Reporting (IR) tampil sebagai jalan baru untuk membangun kepercayaan dan mendorong ekonomi hijau.
Dalam dunia yang makin transparan, laporan keuangan konvensional saja sudah tidak cukup. Investor kini ingin tahu lebih dari sekadar angka laba bersih dan arus kas. Mereka ingin melihat bagaimana sebuah perusahaan menciptakan nilai jangka panjang melalui tata kelola yang baik, kepedulian terhadap lingkungan, dan kontribusi sosial. Dengan kata lain, how the company makes profit responsibly.
Baca juga : Menteri PKP: Ekosistem Perumahan Harus Kompak, Supaya Ekonomi Ikut Tumbuh
Integrated Reporting menggabungkan informasi keuangan dan non keuangan dalam satu narasi yang utuh. Laporan ini tidak hanya berbicara tentang kinerja ekonomi, tetapi juga menjelaskan bagaimana strategi, sumber daya manusia, lingkungan, serta hubungan dengan pemangku kepentingan berkontribusi terhadap penciptaan nilai berkelanjutan. Bukan lagi sekadar laporan tahunan yang kering dan teknis, tapi sebuah storytelling of accountability.
Indonesia mulai menapaki jalur ini. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah mendorong penerapan pelaporan keberlanjutan (sustainability report) sebagai langkah awal menuju integrated reporting. Beberapa emiten besar di Bursa Efek Indonesia sudah berani melangkah, menyajikan laporan yang memadukan aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan. Namun sayangnya, banyak perusahaan masih melihatnya sebagai beban administratif, bukan peluang strategis.
Baca juga : PTKP Berkeadilan Harus Menyesuaikan Kebutuhan Dasar Wajib Pajak
Padahal, integrated reporting bukan sekadar tuntutan global. Ia adalah strategi reputasi. Investor asing kini menilai perusahaan berdasarkan kinerja ESG (Environmental, Social, and Governance). Perusahaan yang transparan dalam hal dampak lingkungannya, relasi sosialnya, dan tata kelola yang baik akan lebih dipercaya bahkan dihargai lebih tinggi di pasar. Dengan IR, kepercayaan tumbuh bukan dari janji, tapi dari bukti.
Lebih jauh, integrated reporting juga membuka jalan bagi ekonomi hijau. Dengan transparansi penuh terhadap penggunaan sumber daya dan dampak ekologis, perusahaan terdorong untuk efisien, inovatif, dan bertanggung jawab. IR mengubah paradigma bisnis, dari “profit at all cost” menjadi “profit with purpose”. Bayangkan jika seluruh perusahaan di Indonesia menerapkan IR pohon-pohon tidak lagi ditebang demi laporan laba, tapi ditanam demi keberlanjutan usaha.
Baca juga : Lestari Moerdijat Dorong Peningkatan Kepercayaan Publik Pada Perlindungan Kekerasan
Memang, perjalanan menuju IR tidak mudah. Dibutuhkan kesadaran pimpinan perusahaan, dukungan regulator, dan kesiapan profesi akuntan untuk bertransformasi. Akuntan bukan lagi sekadar penghitung angka, tapi penutur nilai orang yang menjembatani data finansial dan narasi keberlanjutan. Ini panggilan zaman, profesi akuntansi harus berdiri di garda depan dalam menegakkan integritas dan transparansi korporasi.
Pada akhirnya, integrated reporting bukan hanya soal laporan, melainkan soal kejujuran perusahaan dalam bercermin. Apakah bisnis kita benar-benar menciptakan nilai, atau sekadar mengejar angka?
Investor akan percaya pada perusahaan yang berani jujur. Dan ekonomi hijau hanya akan tumbuh dari kepercayaan itu. Kini, pilihannya jelas, terus berjalan di jalan lama yang penuh kabut, atau melangkah ke jalan baru yang terang jalan menuju kepercayaan dan keberlanjutan.
Holiawati
Dosen Magister Akuntansi Universitas Pamulang
Dosen Magister Akuntansi Universitas Pamulang
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya