Dark/Light Mode

Bapanas Patok Tahun Depan Stop Impor Gula

BUMN Diharapkan Bisa Pacu Produksi Si Manis

Sabtu, 18 Oktober 2025 06:30 WIB
Produksi gula dalam negeri terus ditingkatkan di hampir seluruh daerah penghasil gula. (Foto: Ilustrasi/Dibuat oleh AI/Gemini)
Produksi gula dalam negeri terus ditingkatkan di hampir seluruh daerah penghasil gula. (Foto: Ilustrasi/Dibuat oleh AI/Gemini)

RM.id  Rakyat Merdeka - Badan Pangan Nasional (Bapanas) menargetkan tidak impor gula lagi pada tahun depan. Untuk mencapai target itu, Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sektor pangan diharapkan dapat memberi kontribusi besar melalui peningkatan produksi si manis alias gula.

Peneliti Senior dari Center for Indonesian Policy Studies (CIPS) Krisna Gupta mengatakan, untuk mencapai target swasembada, tentu Pemerintah harus mengambil langkah konkret untuk meningkatkan produktivitas gula di dalam negeri. 

“Harus ada improvement (peningkatan) agar produksi gula dalam negeri tidak stagnan,” ujar Krisna kepada Rakyat Merdeka, kemarin. 

Baca juga : Ditolak Pedagang Barito Diminati Pedagang Lokal

Krisna mengingatkan, penghentian impor gula tanpa ada peningkatan produktivitas pada tahun depan, akan berdampak pada ketersediaan stok gula. Dampaknya bisa menyebabkan kelangkaan dan kenaikan harga. 

Menurut Krisna, di sinilah pentingnya peran BUMN (Badan Usaha Milik Negara), kata Krisna, khususnya yang bergerak di sektor gula ataupun pangan, agar turut mendorong langkah peningkatan produktivitas gula domestik. 

Berbagai masalah yang kerap dihadapi BUMN mengerek produksi gula, perlu cepat ditangani. Misalnya, revitalisasi pabrik gula, perluasan area tanam dan lainnya. 

Baca juga : AS Roma Vs Inter Milan, Serigala Trauma Dimangsa Ular

Apalagi, imbuhnya, saat ini perusahaan pelat merah ada di bawah Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara). Harapannya, Danantara mampu meningkatkan kinerja BUMN ke depannya. 

Rencana penghentian impor gula konsumsi mulai tahun depan sebelumnya disampaikan Menteri Pertanian yang juga menjabat sebagai Kepala Badan Pangan Nasional/National Food Agency (Bapanas/NFA), Andi Amran Sulaiman. 

Menurut Amran, saat ini produksi gula dalam negeri terus ditingkatkan di hampir seluruh daerah penghasil gula, mulai dari Jawa Tengah, Lampung, Jawa Timur, Sulawesi, hingga Sumatera. 

Baca juga : WTA 125 Jinan 2025, Janice Tjen Selangkah Lagi Raih Gelar Juara

Amran meyakini, dengan meningkatkan produksi gula, maka Indonesia bisa mewujudkan swasembada gula. 

Amran menegaskan, paling lama tahun depan white sugar (gula kristal putih/gula konsumsi) tidak lagi impor. Target berikutnya yang tidak impor raw sugar. 
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.