Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Promosikan Biodiversity Kebun Sawit, IPOSS Tekankan Prinsip Berkelanjutan
Minggu, 19 Oktober 2025 15:43 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Indonesia Palm Oil Strategic Studies (IPOSS) menyelenggarakan diskusi publik dan pemutaran film dokumenter “Palm Oil in the Land of Orangutans” sebagai upaya mengedukasi dan mempromosikan biodiversity dan ekosistem di perkebunan kelapa sawit yang mendukung prinsip berkelanjutan.
Ketua Pengurus IPOSS Nanang Hendarsah dalam sambutannya menyebutkan, acara ini penting dalam membangun perspektif publik di tengah isu negatif tentang kelapa sawit.
Baca juga : MODENA Food Hub Berkolaborasi Wujudkan Akses Pangan Berkelanjutan
Melalui film dokumenter ini, dapat disaksikan bahwa kehidupan keanekaragaman hayati dapat hidup berdampingan dan menciptakan harmoni dengan ekosistem perkebunan kelapa sawit.
“Film ini unik, karena menampilkan perspektif lain tentang kehidupan biodiversitas di kebun kelapa sawit yang ternyata bisa hidup berdampingan tanpa menimbulkan masalah,” katanya dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (19/10/2025).
Baca juga : WHO Apresiasi Bintang Toedjoe Kembangkan Produk Herbal Berkelas Global
Di satu sisi, industri kelapa sawit merupakan tulang punggung perekonomian Indonesia, berkontribusi signifikan terhadap devisa negara, penyerapan tenaga kerja, dan pembangunan daerah.
Meski begitu, masih ada persepsi negatif di sebagian masyarakat internasional terkait dampak sawit terhadap deforestasi, emisi gas rumah kaca, dan keberlangsungan satwa liar, khususnya orangutan.
Baca juga : APP Group Dorong Bisnis Ramah Alam Dan Berkelanjutan Di IISF
Nanang menerangkan, film dokumenter “Palm Oil in the Land of Orangutans” yang diproduksi oleh Copenhagen Film Company, Denmark, hadir di tengah perdebatan ini.
“Film tersebut menggambarkan secara visual realitas di lapangan, memperlihatkan bagaimana sawit berinteraksi dengan lingkungan, khususnya habitat orangutan,” ujarnya.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya