Dark/Light Mode

Energi Merata, Rakyat Berdaya: Capaian Setahun Bahlil Lahadalia

Senin, 20 Oktober 2025 18:12 WIB
Presiden Prabowo Subianto (kiri) dan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia (kanan) dalam acara peresmian PLTA Jatigede di Sumedang, Jawa Barat, 20 Januari 2025. (Foto: Dok. ESDM)
Presiden Prabowo Subianto (kiri) dan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia (kanan) dalam acara peresmian PLTA Jatigede di Sumedang, Jawa Barat, 20 Januari 2025. (Foto: Dok. ESDM)

RM.id  Rakyat Merdeka -  

Setahun sudah Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menjalankan amanah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.

Dalam waktu singkat, arah kebijakan energi nasional mulai terasa berubah. Sektor yang dulu identik dengan segelintir pemain besar, kini perlahan terbuka. Memberi ruang kepada rakyat, untuk ikut mengelola dan menikmati hasil bumi negeri sendiri.

Sejumlah kebijakan lahir dengan semangat yang sama: berpihak pada rakyat. Mulai dari program sumur masyarakat, tambang pro-rakyat, listrik desa dan Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL), BBM untuk nelayan kecil, hingga transisi energi berkeadilan.

Semua diarahkan untuk menegakkan kedaulatan energi dan pemerataan ekonomi, sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo.

Baca juga : Laga Berat Bhayangkara FC Di Kandang Semen Padang

“Sumber daya alam kita yang begitu besar harus kita kelola sebaik-baiknya untuk kepentingan rakyat, bangsa, dan negara, serta untuk kesejahteraan rakyat kita. Ini yang terkait dengan Pasal 33 UUD 1945,” ujar Bahlil saat membuka Mineral & Batubara Convention-Expo (Minerba Convex) 2025 di Jakarta, Rabu (15/10/2025).

Salah satu capaian nyata datang dari program Listrik Desa dan BPBL. Pemerintah terus memperluas akses listrik hingga ke pelosok negeri. Bahlil bahkan beberapa kali turun langsung ke lapangan. Memastikan kabel benar-benar sampai ke rumah warga.

Ia mengaku tak ingin ada anak Indonesia yang harus belajar dalam gelap, seperti masa kecilnya dulu.

“Upaya menyediakan akses desa belum berlistrik ini dapat menjadi peluang bagi investor, untuk menanamkan investasinya bersama pemerintah, mewujudkan energi berkeadilan,” kata Bahlil, saat mengumumkan Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) PT PLN (Persero) 2025–2034 di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Senin (26/5/2025).

Di sektor pertambangan, arah baru juga mulai terlihat. Melalui Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 39 Tahun 2025, pemerintah membuka kesempatan bagi koperasi, UMKM, dan organisasi keagamaan untuk ikut mengelola tambang.

Baca juga : Freeport Tambah Saham, Rakyat Dapat Untung Besar

Langkah ini menandai perubahan besar. Rakyat kini tak semata jadi penonton, tetapi juga menjadi bagian dari pengelolaan sumber daya alam.

“Yang selalu menjadi arahan Presiden: sumber daya alam kita, tambang kita, dalam pengelolaannya, jangan kita habiskan sekaligus. Kita harus ingat, ada generasi berikutnya. Yang kita harus perlakukan dengan baik, dengan lingkungan yang baik, dengan proses-proses yang memenuhi kaidah aturan yang berlaku,” tegas Bahlil.

Kementerian ESDM pun tak tinggal diam terhadap berbagai jenis pelanggaran. Ratusan izin pertambangan dibekukan karena tak memenuhi kewajiban jaminan reklamasi (Jamrek). Sementara aktivitas tambang ilegal ditindak tegas melalui Direktorat Jenderal Penegakan Hukum ESDM, bekerja sama dengan lembaga dan aparat penegak hukum. 

Kebijakan BBM Satu Harga serta BBM untuk nelayan kecil juga terus dilanjutkan, agar para nelayan dapat melaut tanpa terbebani biaya tinggi.

Sementara di sektor migas, pemerintah menghidupkan kembali sumur-sumur tua dengan melibatkan masyarakat sekitar secara langsung, melalui tata kelola sumur rakyat yang lebih baik.

Baca juga : Menteri Ekraf Resmikan Sekolah Garuda Banua Di Kalimantan Selatan

Selain membantu meningkatkan produksi minyak dalam negeri, kebijakan ini juga memberikan manfaat ekonomi langsung bagi warga.

Satu tahun perjalanan Bahlil di Kementerian ESDM menandai arah baru sektor energi nasional: lebih inklusif, lebih adil, dan lebih berpihak pada rakyat.

Program demi program bukan hanya soal infrastruktur atau produksi, tetapi juga tentang keadilan sosial dan kemandirian bangsa. Cita-cita besar yang kini mulai diwujudkan satu per satu.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.