Dark/Light Mode

Dukung Program 3 Juta Rumah, BNI Salurkan 109 Ribu KPR Subsidi

Selasa, 28 Oktober 2025 17:30 WIB
Gedung Menara BNI di Pejompongan, Jakarta Pusat. (Foto: dok. BNI)
Gedung Menara BNI di Pejompongan, Jakarta Pusat. (Foto: dok. BNI)

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau  BNI mencatat telah menyalurkan lebih dari 109.000 unit Kredit Pemilikan Rumah (KPR) subsidi, dengan total nilai mencapai Rp 17 triliun hingga September 2025.

Ini menjadi bukti nyata komitmen BNI dalam mendukung program 3 juta rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) yang dicanangkan pemerintah.

Terkait hal tersebut, Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo mengatakan, BNI berperan aktif dalam membantu pemerintah mewujudkan visi Presiden Prabowo Subianto untuk menyediakan hunian yang layak, terjangkau, dan berkelanjutan bagi seluruh lapisan masyarakat. Khususnya, kelompok MBR.

Baca juga : Dukung Program 3 Juta Rumah, BNI Teken 200 Proyek Perumahan Di Riau

"BNI terus memperkuat perannya sebagai mitra strategis pemerintah dalam memperluas akses pembiayaan perumahan bersubsidi. Agar semakin banyak masyarakat yang dapat memiliki rumah pertama dengan bunga terjangkau," ujar Okki dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Selasa (28/10/2025).

Melalui produk KPR Subsidi BNI, masyarakat dapat menikmati berbagai kemudahan seperti suku bunga tetap sebesar 5 persen, jangka waktu kredit hingga 20 tahun, serta proses pengajuan yang mudah di seluruh jaringan kantor cabang BNI di Indonesia.

Tahun 2025, BNI memperoleh tambahan kuota penyaluran KPR subsidi melalui skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) dari pemerintah.

Baca juga : Menko Airlangga Luncurkan KUR Perumahan Di Surabaya

Kuota tersebut meningkat signifikan dari 10.750 unit menjadi 25.000 unit. Ini menunjukkan tingginya kepercayaan pemerintah terhadap kinerja dan konsistensi BNI, dalam mendukung program perumahan nasional.

"Peningkatan kuota ini menjadi bukti kepercayaan pemerintah terhadap kinerja BNI dalam penyaluran pembiayaan perumahan bersubsidi. Kami akan terus menjaga komitmen untuk menyalurkan pembiayaan yang tepat sasaran dan berdampak langsung bagi masyarakat," papar Okki.

Dengan dukungan 1.776 kantor cabang BNI yang tersebar di seluruh Indonesia serta kerja sama dengan ribuan pengembang (developer) berkualitas yang memiliki unit siap huni (ready stock), BNI optimistis dapat mengoptimalkan penyaluran KPR subsidi di sisa tahun 2025.

Baca juga : Kapolri Groundbreaking Dan Resmikan SPPG Di Jateng

Okki menegaskan, sinergi antara pemerintah, perbankan, dan pengembang menjadi kunci utama keberhasilan program perumahan nasional. Kolaborasi ini diharapkan mampu mempercepat penyediaan rumah bagi masyarakat yang membutuhkan, sekaligus berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

"Melalui kolaborasi yang kuat antara pemerintah, perbankan, dan pengembang, kami yakin program perumahan rakyat dapat berjalan lebih cepat dan tepat sasaran, sekaligus berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat," jelas Okki.

Dengan capaian tersebut, BNI mempertegas perannya sebagai mitra strategis pemerintah dalam memperkuat inklusi keuangan dan akses pembiayaan perumahan rakyat. Sekaligus mendukung tercapainya visi Indonesia Maju melalui penyediaan hunian yang layak dan berkelanjutan bagi seluruh rakyat Indonesia. 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.