Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Swedia Pesta Gol 5-1 ke Gawang Tunisia
- S3 Ilmu Hukum Universitas Borobudur Tawarkan Pendidikan Berkualitas Berstandar Internasional
- PLN EPI Dorong CBG dari Limbah Sawit untuk Kurangi Emisi dan LNG
- Khofifah Ajak Alumni FH Unair Buka Peluang Magang Bagi Mahasiswa
- Tampung 245.980 Murid Baru, Disdik DKI SPMB Objektif, Transparan dan Inklusif
Kinerja Solid, MDLA Bukukan Pendapatan Rp 11,1 T, Laba Naik 16,3 Persen
Rabu, 5 November 2025 11:36 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Memasuki paruh akhir 2025, PT Medela Potentia Tbk (MDLA) menunjukkan kemampuan menjaga kesinambungan pertumbuhan di tengah pasar yang kompetitif. Melalui strategi diversifikasi dan efisiensi lintas lini bisnis, perusahaan berhasil membukukan peningkatan laba dua digit hingga kuartal III-2025.
Sepanjang sembilan bulan pertama 2025, MDLA mencatat pendapatan sebesar Rp 11,1 triliun, tumbuh 2,8 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Laba bersih perusahaan meningkat signifikan 16,3 persen menjadi Rp 294 miliar, sementara laba kotor (gross profit) naik 5,6 persen menjadi Rp 1,07 triliun. Peningkatan margin kotor ini didorong oleh optimalisasi portofolio produk dan kontribusi positif dari berbagai prinsipal strategis.
Direktur Utama PT Medela Potentia Tbk, Krestijanto Pandji mengatakan kinerja tersebut mencerminkan efektivitas strategi diversifikasi bisnis yang dijalankan secara konsisten.
Baca juga : LPKR Berhasil Membukukan Pra Penjualan Rp4,02 Triliun Pada Kuartal III 2025
“ Kami terus memperkuat integrasi lintas entitas anak dan menjaga efisiensi operasional, sehingga pertumbuhan yang dicapai tetap berkualitas dan berkelanjutan,” ujarnya dalam keterangan resmi, Rabu (5/11/2025).
Pertumbuhan kuat juga terlihat dari berbagai inisiatif baru di lini bisnis utama perusahaan. Pada sektor manufaktur alat kesehatan, entitas anak PT Deca Metric Medica (DMM) mencatat kinerja positif dengan capaian ekspor perdana ke Timor Leste dan Kamboja, yang menjadi langkah penting menuju perluasan pasar regional.
Di sisi platform digital, kinerja positif berlanjut baik pada kanal B2B maupun B2C. Platform GPOS B2B mencatat pertumbuhan penjualan sebesar 10 persen dengan peningkatan cakupan distribusi hingga 22 persen. Sementara itu, GoApotik mencatat pertumbuhan pendapatan sebesar 31 persen, disertai kenaikan jumlah pelanggan 34 persen dan peningkatan transaksi 13 persen.
Baca juga : Kinerja Operasional Solid, Laba Bersih Bukit Asam Tembus Rp 1,4 Triliun
Pada segmen distribusi, melalui entitas anak PT Anugrah Argon Medica (AAM), MDLA memperluas kemitraan strategis dengan penambahan empat principal baru hingga akhir kuartal III-2025. Principal baru tersebut mencakup satu kategori consumer health dan tiga alat kesehatan, memperkuat posisi AAM sebagai mitra distribusi terpercaya bagi produsen farmasi dan alat kesehatan nasional maupun internasional.
Selaras dengan komitmen keberlanjutan, MDLA juga terus memperkuat penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG). Perusahaan meraih apresiasi melalui IDX Channel Anugerah ESG, serta dua penghargaan pada ajang Top GRC Awards 2025, yaitu predikat TOP GRC #4 Star (Very Good) dan penghargaan The Most Committed GRC Leader 2025.
“Pencapaian ini menjadi bukti konsistensi MDLA dalam membangun tata kelola yang baik, tangguh, dan berorientasi pada keberlanjutan. Kami optimistis momentum positif ini dapat terus berlanjut hingga akhir tahun,” tutup Krestijanto.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya