Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Kelolaan Emas Pegadaian Capai 129 Ton Per Oktober 2025
Rabu, 12 November 2025 17:49 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Hingga Oktober 2025, total kelolaan emas PT Pegadaian mencapai sebesar 129 ton. Capaian tersebut menegaskan komitmennya memperkuat ekosistem emas nasional melalui sinergi dan integrasi layanan keuangan berbasis emas.
Direktur Utama Pegadaian Damar Latri Setiawan mengatakan, melalui strategi yang menghubungkan layanan gadai tradisional hingga perdagangan emas digital, Pegadaian berupaya mengoptimalkan aset emas masyarakat agar dapat dimanfaatkan sebagai sumber pembiayaan yang produktif, serta mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam ekosistem bulion formal yang terpercaya.
“Kami telah merancang strategi komprehensif untuk mengintegrasikan seluruh layanan, mulai dari transaksi tradisional di outlet hingga digital,” kata Damar dalam acara bertajuk: Connect 2025 bertajuk ‘Linking Mines to Markets Featuring The Launch of The WFC Indonesia Consumer Insights Report di Jakarta, Rabu (12/11/2025).
Baca juga : Bank Mandiri Salurkan KUR Rp 38,11 Triliun Per Oktober 2025
Tujuannya, guna mempercepat dan memudahkan masyarakat mengakses produk dan layanan emas di Pegadaian, terutama dengan hadirnya aplikasi Tring!
“Langkah ini kami ambil untuk memastikan bahwa emas yang tersimpan di masyarakat dapat lebih optimal tidak hanya sebagai investasi, tetapi juga sebagai sumber pembiayaan yang produktif,” tutur Damar.
Damar mengatakan, Pegadaian berkomitmen untuk mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam ekosistem Bulion diwujudkan melalui produk yang lengkap dan terjamin. Pegadaian menerapkan sistem 1:1 untuk layanan transaksi emas, dimana ketika ada permintaan transaksi Cicil Emas maupun Tabungan Emas oleh nasabah.
Baca juga : Pelatihan Kompetensi SDM Pendamping Kopdes Merah Putih Capai 61 Persen
“Maka, Pegadaian telah menyiapkan persediaan emas secara fisik sejumlah gram yang ditransaksikan, yang tersimpan aman di vault berstandar internasional," ujarnya.
Sebagai tuan rumah penyelenggaraan Bullion Connect 2025, Pegadaian menyebut kegiatan tersebut menjadi momentum peluncuran laporan WGC Indonesian Gold Consumer Insights Report, yang memberikan pandangan strategis mengenai perilaku konsumen emas di Indonesia dan potensi pengembangan pasar bulion ke depan.
“Laporan ini menegaskan posisi Indonesia sebagai salah satu pasar emas paling potensial di dunia, didukung oleh tingginya permintaan konsumen dan besarnya cadangan komoditas yang dimiliki,” ungkap Damar.
Baca juga : Angkutan Kontainer KAI Logistik Capai 1,8 Juta Ton Per September 2025
Dia mengatakan, minat masyarakat Indonesia terhadap emas cukup tinggi, hal ini menjadi peluang signifikan bagi pertumbuhan dan kemajuan industri emas dan ekosistem bulion nasional di masa mendatang.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya