Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
RM.id Rakyat Merdeka - PT Bank Syariah Indonesia Tbk atau BSI mengelola sekitar Rp 125 triliun Aset Under Custody (AUC) atau naik 34 persen dari tahun sebelumnya.
Capaian tersebut memperkuat bisnis kustodian dalam rangka memperkuat Islamic ecosystem syariah di pasar modal syariah.
Berdasarkan data OJK bahwa jumlah investor syariah Tahun 2024 naik 21 persen. dari tahun sebelumnya.
“Capaian ini selaras dengan kinerja keuangan lembaga syariah yang solid, sehingga meningkatkan kepercayaan investor untuk meningkatkan penempatan investasi syariahnya melalui bank syariah,” kata Direktur Utama BSI Anggoro Eko Cahyo dalam keterangan resmi, Selasa (14/10/2025).
Baca juga : PGN Turunkan Emisi 24.861 Ton CO₂e, Lampaui Target 19,7 Persen
Peningkatan ini didorong juga didorong dari preference masyarakat terhadap layanan syariah.
Perubahan perilaku masyarakat yang semakin rasional menjadi ‘Universalist’ dan ‘Rationalist,’ yang memilih bank syariah berdasarkan keunggulan fungsional dan manfaat produk, telah meningkat dari 46,2 persen pada 2014 menjadi 59,1 persen pada tahun 2024.
Anggoro mengatakan, BSI terus memacu pengembangan inovasi layanan syariah yang komprehensif dan lengkap sehingga bisa diakses semua segmen nasabah. Termasuk salah satunya bisnis kustodian ini yang menjadi satu bisnis chain untuk menumbuhkan halal ekosistem.
“Saat ini investor syariah terus meningkat. Tentunya hal ini juga harus didorong dengan kesiapan BSI menyiapkan layanan kustodian syariah atas penempatan efek syariah yang dimiliki nasabah,” ujarnya.
Baca juga : Purbaya: Likuiditas Tambahan Rp 55 T di Bank Mandiri Sudah Terserap 70 Persen
Anggoro menambahkan, BSI memiliki layanan kustodian syariah, di antaranya layanan capital market berbasis syariah diantaranya safekeeping, fund services, wali amanat dan keagenan, serta ritelisasi produk sukuk dan reksa dana.
Anggoro menambahkan, pihaknya optimistis di tahun ini,kelolaan dana aset under custody (AUC) BSI tumbuh 34 persen dari berbagai segmen nasabah manajer investasi, asuransi, dana pensiun, lembaga negara, securities crowd funding dan bank.
Dengan dukungan sumber daya manusia yang profesional dan sistem teknologi informasi yang handal, BSI mendapatkan penghargaan internasional sebagai Best Shariah Custodian Bank In Indonesia 2023 dan Best Islamic Custody Bank 2024 yang diadakan Alpha Southeast Asia.
Untuk mendorong penetrasi tersebut, hari ini BSI bersinergi dengan PT Asuransi Simas Jiwa Syariah mengenai penatausahaan surat berharga syariah.
Baca juga : MotoGP Mandalika Bikin Hunian Hotel Tembus 100 Persen
Harapannya, kerja sama ini menjadi gate awal untuk memperluas pangsa keuangan syariah di Pasar Modal Syariah.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya