Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Resmi Digelar, Manufacturing Indonesia 2025 Dorong Teknologi Industri Nasional
Rabu, 3 Desember 2025 17:34 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Manufacturing Indonesia Series 2025 resmi dibuka di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran, Rabu (3/12/2025) dan akan berlangsung hingga Sabtu 6 Desember 2025.
Memasuki penyelenggaraan ke-36, pameran ini menegaskan perannya sebagai platform strategis percepatan transformasi industri manufaktur nasional sekaligus barometer perkembangan teknologi manufaktur di Asia Tenggara.
Mengusung tema “Beyond Challenges: Empowering Indonesia’s Manufacturing Excellence & Resilience,” Manufacturing Indonesia Series 2025 menghadirkan lebih dari 1.000 eksibitor dari 29 negara di area pameran seluas 36.603 meter persegi.
Pameran ini mempertemukan seluruh elemen kunci ekosistem manufaktur, mulai dari produsen bahan baku, perancang mesin, penyedia solusi otomasi, pengembang teknologi digital, hingga pakar lingkungan yang mendorong pertukaran solusi dan penguatan daya saing.
Portfolio Director PT Pamerindo Indonesia Meysia Stephannie mengatakan, bahwa Manufacturing Indonesia Series dirancang sebagai katalis penguatan kinerja industri nasional.
“Manufacturing Indonesia Series mendorong peningkatan kinerja industri, mulai dari optimalisasi proses produksi, percepatan adopsi teknologi, hingga penguatan praktik manufaktur berkelanjutan," ujar Meysia dalam keterangannya, Rabu (3/12/2025).
Baca juga : Astra Dukung Pengembangan IKM dan Perkuat Rantai Pasok Industri Nasional
Meysia menambahkan, tingginya partisipasi pelaku industri nasional tahun ini mencerminkan semangat transformasi serta kesiapan manufaktur Indonesia untuk terus tumbuh dan memperkuat daya saing di tingkat regional maupun global.
Optimisme tersebut selaras dengan kinerja sektor manufaktur yang terus menguat.
Pada kuartal III 2025, sektor manufaktur mencatat pertumbuhan 5,58 persen (yoy) dan berkontribusi 17,39 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional.
Capaian ini menegaskan posisi manufaktur sebagai penggerak utama pertumbuhan ekonomi Indonesia, seiring meningkatnya aktivitas produksi untuk memenuhi pasar domestik dan ekspor.
Arah penguatan tersebut didukung kebijakan pemerintah melalui percepatan transformasi industri berbasis teknologi dan inovasi.
Transformasi digital adalah kebutuhan strategis industri. Sejalan dengan agenda tersebut, sejumlah perusahaan turut menampilkan berbagai solusi manufaktur berbasis otomasi dan teknologi cerdas.
Baca juga : LLDikti Wilayah III Dorong Kolaborasi Perguruan Tinggi, Industri Dan Pemerintah
Salah satunya Kawan Lama Solution yang menghadirkan mesin Mazak dengan teknologi Mazatrol Smooth untuk mendukung modernisasi lini produksi.
Solusi ini mengintegrasikan sistem digital yang memungkinkan pemantauan proses produksi secara real-time, peningkatan presisi kerja, dan efisiensi penggunaan sumber daya sebagai fundamental menuju sistem manufaktur yang lebih adaptif dan produktif.
“Melalui solusi ini, kami ingin mendukung industri dalam meningkatkan efisiensi, presisi, dan fleksibilitas proses produksi. Integrasi teknologi Internet of Things (IoT) dan Artifial Intelligence (AI) memungkinkan sistem manufaktur yang lebih adaptif dan produktif, dan berkelanjutan,” ujar Sales Director PT Kawan Lama Solution, Ferry Ardiwinata.
Tidak hanya berfokus pada teknologi, Manufacturing Indonesia Series 2025 juga menempatkan pengembangan sumber daya manusia (SDM) sebagai prioritas utama.
Berbagai kompetisi teknis dan pelatihan operasional dihadirkan untuk mengasah keterampilan tenaga kerja, mempekuat budaya keselamatan kerja, serta standar profesional di lingkungan industri.
Aktivasi kompetisi tersebut mencakup Forklift Hero Competition bersama iMOW dari Titan Sarana yang menguji ketangkasan operator forklift, Spinning Top Competition bersama Indonesia Mold & Dies Industry Association (IMDIA).
Baca juga : RI Resmikan Indonesian Corner dan Teken MoU dengan Perpusnas Pakistan
Ferry menambahkan, kegiatan ini menekankan presisi dan kreativitas teknik, serta HSE Championship hasil kolaborasi dengan Kawan Lama Solution dan Synergy Solusi untuk menilai kesiapan tim terhadap standar keselamatan kerja tertinggi.
Selain kompetisi, rangkaian seminar, workshop, dan area tematik dihadirkan melalui berbagai program unggulan seperti Kaizen Clinic untuk konsultasi efisiensi proses, Robopark dengan demonstrasi robotika industri terkini, serta Manufacturing Digital Hub yang menampilkan solusi digital pendukung manufaktur cerdas.
Pameran ini juga menghadirkan Advanced Manufacturing Connect sebagai ruang temu inovasi industri, Indoestri Area untuk menonjolkan desain dan craftsmanship lokal, serta Automotive Quality Management Hub yang menjadi pusat edukasi standar mutu industri otomotif.
"Pameran utama bagi sektor manufaktur ini diselenggarakan bersamaan dengan Machine Tool Indonesia, Tools & Hardware Indonesia, Industrial Automation Indonesia, dan Production Logistics Indonesia, yang secara terpadu," ujar Ferry.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya