Dark/Light Mode

BPJS Ketenagakerjaan Duren Sawit Perkuat Komitmen Anti Korupsi

Selasa, 16 Desember 2025 09:44 WIB
Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Duren Sawit Arief Dharmawan memimpin peringatan Hakordia 2025. (Dok. BPJS TK)
Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Duren Sawit Arief Dharmawan memimpin peringatan Hakordia 2025. (Dok. BPJS TK)

RM.id  Rakyat Merdeka - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Cabang Jakarta Duren Sawit memperkuat komitmen dalam pemberantasan korupsi dalam peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) Tahun 2025.

Kegiatan bertajuk 'Satukan Aksi, Basmi Korupsi' ini digelar bersama para peserta di ruang pelayanan BPJS Ketenagakerjaan Cabang Jakarta Duren Sawit.

Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Jakarta Duren Sawit Arief Dharmawan menegaskan, peringatan Hakordia bukan sekadar kegiatan seremonial, tapi bagian dari upaya berkelanjutan untuk menjaga integritas layanan.

"Melalui kegiatan ini, kami ingin memberikan bukti nyata bahwa BPJS Ketenagakerjaan berkomitmen menjaga integritas di seluruh lini pelayanan serta terus memperkuat penerapan Sistem Manajemen Anti Penyuapan," kata Arief saat membuka kegiatan, Senin (15/12/2025).

Baca juga : BPJS Ketenagakerjaan Kelapa Gading Peringati Hari Anti Korupsi Dunia 2025

Adapun, kegiatan Hakordia tersebut dilaksanakan secara sederhana namun sarat makna.

Rangkaian acara meliputi sosialisasi implementasi Sistem Manajemen Anti Penyuapan BPJS Ketenagakerjaan, pembacaan deklarasi komitmen anti korupsi oleh peserta, serta mini kuis interaktif terkait upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi.

Selain itu, BPJS Ketenagakerjaan juga memperkenalkan mekanisme pelaporan pelanggaran melalui Whistleblowing System (WBS).

Melalui sistem ini, peserta maupun masyarakat dapat melaporkan dugaan kecurangan, suap, gratifikasi, konflik kepentingan, maupun penyimpangan lainnya dengan jaminan kerahasiaan identitas pelapor.

Baca juga : ASDP Kerahkan KMP Jatra I Perkuat Pemulihan Sumatera

Arief menegaskan, seluruh layanan BPJS Ketenagakerjaan, termasuk pengajuan klaim, diberikan secara gratis.

"Proses pengajuan klaim 100 persen gratis dan tidak dipungut biaya sepeser pun. Meskipun peserta merasa puas dengan pelayanan kami, tidak diperkenankan memberikan apa pun kepada petugas," tegasnya.

Ia juga mengimbau peserta untuk tidak menggunakan jasa perantara atau calo, khususnya dalam pengajuan klaim Jaminan Hari Tua (JHT), serta memanfaatkan seluruh kanal resmi yang telah disediakan oleh BPJS Ketenagakerjaan.

Menutup kegiatan, Arief mengajak seluruh pegawai dan peserta untuk menerapkan sikap 4 FIGHT sebagai wujud nyata dukungan terhadap gerakan anti korupsi, yaitu Fight Bribery, Fight Gratification, Fight Fraud, dan Fight Luxuries Hospitality.

Baca juga : BNI Sabet 2 Penghargaan ARA 2024, Komitmen Tata Kelola Kian Kuat

"Dengan menerapkan empat sikap tersebut, kita dapat memperkuat benteng integritas dan mewujudkan layanan jaminan sosial yang bersih, profesional, dan terpercaya," jelasnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.