Dark/Light Mode

Kolaborasi Opensignal Dan DJID Tingkatkan Standar Layanan Digital & Konektivitas

Kamis, 18 Desember 2025 10:59 WIB
Foto: Dok.Opensignal
Foto: Dok.Opensignal

RM.id  Rakyat Merdeka - Opensignal, perusahaan berstandar global yang menyediakan wawasan independen mengenai konektivitas jaringan dan kinerja pasar, mengumumkan kemitraan strategis dengan Direktorat Jenderal Infrastruktur Digital (DJID) di bawah Kementerian Komunikasi dan Digital.

Kolaborasi ini bertujuan meningkatkan kualitas pengalaman digital yang diberikan oleh operator seluler dan Penyedia Layanan Internet (ISP) di Tanah Air.

Salah satu pilar utama dari misi DJID adalah mempercepat pengembangan infrastruktur digital nasional dengan memastikan bahwa semua wilayah mendapatkan layanan yang adil dan merata, terutama wilayah terpencil dan yang selama ini kurang terlayani.

Baca juga : Komisi Aplikasi Maksimal 15 Persen, Maxim Komit Tingkatkan Pendapatan Mitra

Direktur Jenderal Infrastruktur Digital Wayan Toni Supriyanto mengungkapkan, yang menjadi prioritas bukan hanya menghubungkan setiap masyarakat, tetapi memastikan bahwa konektivitas tersebut memberikan nilai ekonomi dan sosial yang berarti.

Dengan berkolaborasi bersama Opensignal, DJID mengadopsi pendekatan regulasi berbasis data.

"Hal ini mendorong kompetisi yang sehat antar penyedia layanan melalui infrastruktur yang berkualitas dan andal bagi semua," ujar Wayan dalam keterangan tertulisnya, Kamis (18/12/2025).

Baca juga : Kunjungi Lokasi Bencana di Padang Pariaman, Wamendagri Kerahkan Dinas Dukcapil

Dalam kemitraan ini, Opensignal akan menyediakan DJID analisis tingkat lanjut serta visibilitas tentang kinerja jaringan fixed boardband dan jaringan seluler.

Analisis ini mendorong terciptanya ekosistem digital yang adil dan berkembang pesat di Indonesia

“Kemitraan ini merupakan langkah penting ke depan dalam memperkuat infrastruktur komunikasi Indonesia,” ujar CEO Opensignal Charles Rutstein dalam keterangannya, Kamis (18/12/2025).

Baca juga : Askrindo Kembali Raih Sertifikasi Internasional BCMS Dari British Standard Institution

Charles menambahkan, dengan menyediakan DJID wawasan independen terkait pengalaman nyata pengguna, diharapkan dapat membantu mengurangi kesenjangan digital serta mendorong keterlibatan aktif antara sektor industri dan pemerintah.

"Inisiatif ini akan menghadirkan nilai tambah yang nyata bagi dunia usaha dan konsumen di seluruh negeri," ujar Charles.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.