Dark/Light Mode

Relawan Pertamina Jemput Bola Layani Korban Banjir Sumatera

Kamis, 18 Desember 2025 16:46 WIB
Relawan Pertamina Peduli mendampingi salah satu warga terdampak di Aceh Tamiang dalam perjalanan menuju rumah sakit karena kondisi darurat. (Foto: Pertamina)
Relawan Pertamina Peduli mendampingi salah satu warga terdampak di Aceh Tamiang dalam perjalanan menuju rumah sakit karena kondisi darurat. (Foto: Pertamina)

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Pertamina (Persero) melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pertamina Peduli terus mengerahkan relawan untuk memberikan layanan kemanusiaan bagi warga terdampak banjir dan longsor di beberapa wilayah Sumatera.

Upaya ini dipusatkan pada penyediaan layanan medis serta bantuan kebutuhan dasar, terutama memasuki pekan ketiga pascabencana ketika risiko kesehatan masyarakat meningkat.

Relawan Pertamina Peduli turun di sejumlah lokasi, antara lain di Kota Sibolga dan Aceh Tamiang. Di Sibolga, sejak 12 Desember, posko medis didirikan di Terminal BBM Sibolga dan melayani rata-rata 70 warga per hari. Posko tersebut menjadi pusat pemeriksaan dan pengobatan bagi masyarakat yang mengalami gangguan kesehatan akibat dampak banjir.

Baca juga : Polri Distribusikan 627 Tandon Air untuk Korban Bencana Sumatera

Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron mengatakan, relawan tidak hanya menunggu masyarakat datang ke posko, tetapi melakukan layanan jemput bola dengan mendatangi permukiman terdampak serta warga yang kesulitan mengakses fasilitas kesehatan.

“Pertamina Peduli hadir langsung di tengah masyarakat memastikan bantuan tidak hanya pada aspek logistik, tetapi juga keselamatan dan kesehatan warga terdampak bencana,” ujarnya dalam siaran pers, Kamis (18/12/2025).

Tim medis menemukan berbagai keluhan, seperti luka infeksi pada kaki akibat tertusuk paku atau pecahan kaca serta meningkatnya kasus ISPA dan penyakit kulit pascabanjir.

Baca juga : Pembangunan Huntara Korban Banjir di Agam Dikebut, Alat Berat Sudah Beroperasi

Selain layanan medis, relawan juga menyalurkan bantuan energi dan kebutuhan dasar di Aceh Tamiang. Pertamina mengoperasikan tiga truk penampung air berkapasitas 7.000 liter untuk memenuhi kebutuhan warga di dua desa terdampak yang dihuni sekitar 300 kepala keluarga, termasuk satu pondok pesantren. Armada truk air akan ditambah untuk menjangkau wilayah lain yang belum mendapatkan pasokan air bersih.

Bantuan lain berupa tikar dan kasur juga disalurkan, termasuk pemberian air bersih siap minum untuk warga dusun yang sebelumnya hanya mengandalkan air hujan untuk kebutuhan memasak.

Relawan menghadapi berbagai situasi darurat selama penanganan, di antaranya membantu evakuasi seorang warga yang mengalami serangan jantung dalam kondisi akses jalan yang padat.

Baca juga : Prabowo Pastikan, Hunian Tetap Korban Banjir di Agam Luas dan Berkualitas

Kehadiran relawan mendapat sambutan positif. Para pekerja lapangan menyebut banyak warga yang akhirnya terbantu karena layanan kesehatan dilakukan secara mendatangi rumah maupun permukiman.

Selain bantuan dasar dan medis, Pertamina Peduli turut menggelar kegiatan trauma healing bagi anak-anak sebagai upaya pemulihan psikologis.

Pertamina menyatakan komitmennya untuk terus meningkatkan kehadiran relawan di wilayah terdampak serta memastikan bantuan tepat sasaran. Program ini juga sejalan dengan target Net Zero Emission 2060 dan mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) melalui penerapan prinsip ESG dalam operasi perusahaan.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.