Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
PLTS Terapung Cirata, Cahaya Energi Bersih yang Mengapung di Tengah Waduk
Kamis, 18 Desember 2025 21:53 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Terik matahari siang itu terasa menyengat di Waduk Cirata, Purwakarta, Jawa Barat. Permukaan air berkilau memantulkan cahaya keemasan, sementara ribuan panel surya tampak berbaris rapi di atasnya.
Dari kejauhan, pemandangan itu menyerupai hamparan cermin raksasa yang terapung di tengah waduk tenang, modern, dan penuh makna. Inilah Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Terapung Cirata, proyek energi bersih pertama dan terbesar di Asia Tenggara.
Di sinilah, di bawah terik matahari yang sama, Indonesia menyalakan babak baru transisi energi menuju masa depan yang lebih hijau.
“Banyak yang bertanya, kenapa PLTS-nya di waduk, bukan di darat?” tanya Respati Adi Katmoyo, Outreach & Stakeholder Manager PT Pembangkitan Jawa-Bali Masdar Solar Energy (PMSE), saat menerima kunjungan media di kantornya, Rabu (17/12/2025).
“Jawabannya sederhana: kami ingin menghadirkan energi bersih tanpa mengganggu lahan produktif.”
Outreach & Stakeholder Manager PT Pembangkitan Jawa-Bali Masdar Solar Energy (PMSE) Respati Adi Katmoyo (kedua kiri), saat menerima kunjungan media di kantornya, Rabu (17/12/2025). (Foto: Fazry/Rakyat Merdeka)
Baca juga : Prabowo: Jangan Ada Budaya Wisata Bencana, Yang Datang Harus Benar-Benar Bantu
Proyek ini memanfaatkan 250 hektare dari total 6.200 hektare luas Waduk Cirata, atau hanya sekitar 4 persen saja. Dengan pendekatan itu, lahan di darat tetap terjaga, dan tidak ada pohon yang ditebang untuk pembangunan pembangkit.
“Selain efisien, PLTS terapung juga menahan laju penguapan air di musim kemarau,” kata Respati.
“Panel-panel ini bukan hanya menghasilkan listrik, tapi juga melindungi waduk dari kehilangan air berlebihan.”
Menariknya, keberadaan panel surya di atas air justru meningkatkan efisiensi sistem. Suhu permukaan air yang lebih rendah membuat panel tidak cepat panas.
“Uap air yang tertahan membantu menyejukkan panel, sehingga kinerjanya stabil sepanjang hari,” ujar Respati sambil tersenyum.
Baca juga : ELSHAM Papua Ajak Rayakan Hari HAM Dengan Semangat Persatuan
PLTS Cirata juga menjadi contoh sinergi energi bersih antara Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) dan PLTS.
Siang hari listrik dihasilkan dari sinar matahari, sedangkan malam hari, air waduk yang sama menggerakkan turbin pembangkit tenaga air.
“Keduanya saling melengkapi. Ini wujud nyata integrasi energi hijau di Indonesia,” katanya.
PLTS Terapung Cirata dibangun sejak 2021 dan diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada 9 November 2023. Proyek ini merupakan kerja sama pemerintah Indonesia melalui PLN Nusantara Power dan investor luar negeri, dengan nilai investasi sekitar 2 triliun rupiah.
Selama konstruksi, proyek ini menyerap lebih dari 1.400 tenaga kerja lokal, menjadi penggerak ekonomi di sekitar waduk. Menariknya, proyek ini melibatkan sekitar 60 nelayan lokal (pembudidaya ikan jaring apung) yang dilatih secara khusus untuk menjadi teknisi pemasangan panel surya terapung.
Baca juga : Prabowo: Perubahan Iklim Nyata, Pemerintah Harus Berfungsi Jaga Lingkungan
Tak hanya itu, keberadaannya juga berhasil mengurangi emisi karbon hingga 214.000 ton CO₂ per tahun, setara dengan menanam lebih dari 10 juta pohon.
Kehadiran PLTS Terapung Cirata menambah pemanfaatan potensi bedungan Cirata untuk produksi energi hijau di Indonesia. Sebelumnya PLN NP telah mengoperasikan PLTA Cirata berkapasitas terpasang 1.008 MW memanfaatkan air dari bendungan tersebut. (Foto: PLN NP)
Kini, PLTS Terapung Cirata menjadi magnet bagi kunjungan internasional. Delegasi dari Asia, Eropa, hingga Kanada datang untuk mempelajari inovasi energi terbarukan yang lahir dari Indonesia.
Respati menegaskan, PLTS Terapung Cirata menjadi bukti bahwa energi terbarukan bisa dikembangkan tanpa mengorbankan lingkungan. “Kami ingin menunjukkan bahwa transisi energi bukan hanya soal teknologi, tapi juga keberlanjutan sosial dan ekologis,” katanya.
Di bawah cahaya siang yang menyilaukan, ribuan panel surya itu terus bekerja, menyerap panas yang sama untuk menyalakan lampu-lampu di seluruh negeri.
Dari tengah Waduk Cirata, Indonesia sedang menyalakan cahayanya sendiri, cahaya energi bersih yang terapung di atas air.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya