Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Bebek Peliharaan Mati Ditabrak, Lansia Menangis Sesegukan
Sabtu, 15 November 2025 06:07 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Kisah mengharukan datang dari seorang wanita lanjut usia (lansia) di China timur. Dia sangat terpukul setelah bebek peliharaannya mati tertabrak mobil. Sebab, bebek itu telah dia anggap seperti keluarga selama empat tahun.
Dilansir South China Morning Post (SCMP), kecelakaan tersebut terjadi pada 4 November 2025. Dalam sebuah unggahan video yang viral, wanita tua yang tidak disebutkan namanya itu memeluk bebek peliharaannya sambil menangis.
Tetangganya yang bermarga Chen mengatakan, bebek itu bukan hanya hewan peliharaan. Namun juga sahabat dan sandaran emosional baginya. Terutama, sejak suaminya didiagnosis kanker kerongkongan dan lambung.
Baca juga : Cegah Diabetes, Zulhas Siapkan Aturan Label Tinggi Gula Pada Minuman Kemasan
“Dia merawat bebek itu seperti anaknya sendiri,” kata Chen, sebagaimana dikutip, Rabu (12/11/2025).
Si nenek memelihara bebek itu dengan keyakinan bahwa hewan tersebut bisa membawa keberuntungan dan kesembuhan suaminya. Setiap kali suaminya menjalani kemoterapi, dia akan bertanya kepada bebeknya apakah semuanya akan baik-baik saja.
Ajaib, bebek itu seolah-olah mengangguk. Hal itu membuatnya merasa tenang. Kehadiran bebek itu menjadi tempat dia mencurahkan perasaannya.
Baca juga : Prabowo: Indonesia dan Australia Ditakdirkan Jadi Tetangga Yang Saling Bantu
Pasangan itu memiliki seorang putra. Namun, menurut tetangga tersebut, hubungan orangtua dan anaknya itu kurang baik. Sehingga, wanita itu tidak punya tempat bergantung.
Awalnya, beberapa tetangga menolak keberadaan bebek itu. Mereka mengeluhkan kotoran unggas tersebut. Namun, si nenek dengan tekun membersihkan kotorannya. Para tetangga pun akhirnya mulai terbiasa dengan kehadiran bebek tersebut.
Kesedihan mendalam si nenek atas kematian bebek itu membuat banyak orang ikut tersentuh. Pengemudi yang menyebabkan kecelakaan melarikan diri dari lokasi. Meski akhirnya berhasil dilacak polisi. Saat ini mereka sedang dalam proses negosiasi mengenai kompensasi.
Baca juga : WHO: Kesehatan Dimulai dari Rumah, Indonesia Jadi Teladan Bangsa Tangguh
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya