Dark/Light Mode

FKMPI Salurkan Bantuan Kedua untuk Korban Banjir Langkat

Senin, 22 Desember 2025 17:25 WIB
FKMPI menyerahkan bantuan tahap kedua di Desa Lama Baru, Langkat, termasuk genset darurat dan paket kebutuhan dasar bagi warga terdampak banjir. (Dok. FKMPI)
FKMPI menyerahkan bantuan tahap kedua di Desa Lama Baru, Langkat, termasuk genset darurat dan paket kebutuhan dasar bagi warga terdampak banjir. (Dok. FKMPI)

RM.id  Rakyat Merdeka - Banjir dan longsor yang menerjang Desa Lama Baru, Kecamatan Sei Lepan, Kabupaten Langkat, Sumut, masih menyisakan lumpur masalah. Akses listrik terpukul, air bersih sulit, aktivitas ekonomi tersendat. Pemulihan warga butuh uluran banyak tangan.

Itu sebabnya, Forum Komunikasi Masyarakat Perhutanan Indonesia (FKMPI) kembali turun gunung. Melalui Program Tanggap Bencana Sektor Kehutanan, bantuan tahap kedua digelontorkan pada Minggu (21/12/2025), sehari setelah bantuan pertama dikirim ke Desa Babo, Aceh Tamiang, Sabtu (20/12/2025). Pesannya jelas: keberpihakan sektor kehutanan tidak berhenti pada satu titik bencana saja.

Bantuan diserahkan langsung oleh Ketua Umum APHI, Soewarso, dan diterima Kepala Desa Lama Baru, Kursi Ginting, dengan dukungan pengurus KOMDA APHI Sumut dan Aceh. Wakil Komite Humas dan Kerja Sama, Trisia Megawati, serta perwakilan daerah Sukirdi, ikut mendampingi proses distribusi.

Baca juga : APPSI Salurkan Bantuan Rp 800 Juta Untuk Korban Banjir Sumatera

Bantuan kali ini kembali difokuskan pada kebutuhan dasar: genset 3.000 watt untuk listrik darurat, paket sembako, selimut, karpet, kelambu, pakaian dalam, hingga perlengkapan perempuan. Barang-barang dipilih berdasarkan pemetaan situasi di lapangan dan kebutuhan kelompok rentan.

Tak hanya barang. Armada niat baik juga ikut bergerak. FKMPI—yang merupakan gabungan APHI, APKI, APKINDO, ISWA, ASMINDO, ILWA, dan HIMKI—mengkonsolidasikan sumber daya untuk memastikan bantuan tepat sasaran. Setiap gerakan, kata Soewarso, adalah bagian dari komitmen jangka panjang.

“Kami memandang desa sebagai komunitas yang perlu diperhatikan. Bantuan ini harapannya menjadi pijakan awal agar warga kembali menjalankan aktivitas hariannya,” ucapnya.

Baca juga : Iko Uwais Donasikan Hasil Tiket Film Timur untuk Korban Banjir Sumatera

Soewarso menegaskan, tanggung jawab sosial sektor kehutanan melekat pada pengelolaan sumber daya alam. “Pengelolaan hutan berkelanjutan harus berjalan seiring keberpihakan pada masyarakat yang hidup berdampingan dengan kawasan hutan,” tegasnya.

Pernyataan itu dibenarkan Kepala Desa Kursi Ginting. Menurutnya, pascabencana warga harus bertahan dalam gelap dan keterbatasan air bersih. “Bantuan ini langsung menyentuh kebutuhan utama. Lebih dari itu, kehadiran para pemangku kepentingan memberi rasa diperhatikan dan menguatkan semangat masyarakat,” katanya.

Distribusi di tingkat daerah menjadi kunci. Sukirdi dari KOMDA APHI Sumut–Aceh menekankan komunikasi dengan pengurus pusat agar paket bantuan sesuai kebutuhan lapangan. “Setiap lokasi punya kebutuhan berbeda. Tugas kami menjembatani agar bantuan terasa nyata bagi warga,” ujarnya.

Baca juga : PT IIM Gandeng 4 Lembaga Sosial Kemanusiaan Bantu Korban Bencana di Sumatera

Tak ketinggalan, mahasiswa kehutanan ikut turun tangan. Sylva Indonesia dan IFSA Indonesia menurunkan relawan untuk membantu distribusi sembari belajar dimensi kemanusiaan sektor kehutanan. “Program ini memperkuat kebersamaan stakeholder kehutanan untuk peduli bencana di Sumatera,” kata Muhammad Pasha Assalafi dari IFSA.

Dengan pola distribusi bertahap, FKMPI memastikan Tanggap Bencana tetap berjalan. Bantuan di Desa Lama Baru diharapkan memperkuat ketahanan sosial warga, sekaligus merajut kemitraan jangka panjang antara sektor kehutanan, pemerintah desa, pengurus daerah, dan generasi muda dalam menghadapi bencana, yang sayangnya bisa datang lagi kapan saja.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.