Dark/Light Mode

Teken MoU, BSI Dan BASE Perluas Pembiayaan Proyek Efisiensi Energi

Selasa, 6 Januari 2026 20:24 WIB
Kerja sama BSI dengan Basel Agency for Sustainable Energy (BASE) untuk memperluas pembiayaan proyek efisiensi energi di Indonesia. Foto: Dok. BSI)
Kerja sama BSI dengan Basel Agency for Sustainable Energy (BASE) untuk memperluas pembiayaan proyek efisiensi energi di Indonesia. Foto: Dok. BSI)

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Bank Syariah Indonesia Tbk atu BSI menjalin kerja sama strategis dengan Basel Agency for Sustainable Energy (BASE) untuk memperluas pembiayaan proyek efisiensi energi di Indonesia.

Kerja sama strategis ini dilaksanakan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) sebagai bagian dari komitmen kedua belah pihak, dalam menghadirkan pembiayaan proyek Efisiensi Energi (EE) yang lebih luas di Indonesia, melalui model de-risking yang menggabungkan kontrak standar, validasi teknis independen, dan asuransi performa (surety bond).

“Proyek Efisiensi Energi (EE) ini dilakukan melalui model Energy Savings Insurance (ESI),” ujar Wakil Direktur Utama BSI Bob T Ananta dalam keterangan resmi, Selasa (6/1/2026).

Baca juga : LPDB Koperasi Buka Peluang Pembiayaan Energi, HIPMI Siap Bergerak

Melalui model ESI ini dapat dijadikan referensi bagi pengembangan produk pembiayaan hijau atau efisiensi energi, sejalan dengan komitmen keberlanjutan yang telah dijalankan.

“Inisiasi Energy Savings Insurance (ESI) ini, kami harapkan dapat mendukung Indonesia dalam mengimplementasikan transisi ekonomi rendah karbon dan mendukung tercapainya target Net Zero Emission Indonesia pada tahun 2060,” ujarnya.

Bob menambahkan, komitmen ini menandai konsistensi perusahaan untuk mengimplementasikan aspek Environmental, Social, & Governance (ESG) dalam bisnis operasional serta memberikan dampak nyata terhadap pembiayaan berkelanjutan.

Baca juga : Siang Malam Tak Kenal Lelah, TNI Dan Polri Kerja Keras Pulihkan Area Bencana

Berbagai program dan produk ramah lingkungan terus dikembangkan guna mewujudkan visi keberlanjutan BSI, ‘The Best Global Islamic Bank Based on Implementation of Sustainable Finance.

Di antaranya, portofolio pembiayaan berkelanjutan sebanyak 24,60 persen dari total pembiayaan yang telah disalurkan, yakni Rp 73,16 triliun per September 2025.

Selain itu, BSI telah melakukan penerbitan Sukuk Sustainability dengan dua tahap. Tahap pertama dan kedua Sukuk Sustainability yang diterbitkan berturut-turut sebanyak Rp 3 triliun dan Rp 5 triliun pada tahun 2024 dan 2025 serta berbagai inovasi keberlanjutan yang telah BSI laksanakan.

Baca juga : Kilang Pertamina Kembangkan Teknologi WSA untuk Tekan Emisi dan Efisiensi Energi

Bob menekankan, MoU ini sebagai tonggak awal untuk memperkuat kolaborasi dalam mendukung transisi Indonesia menuju ekonomi rendah karbon dalam program UK PACT, UK Partnering for Accelerated Climate Transitions.

UK PACT merupakan program pendanaan kerjasama internasional Pemerintah Inggris (melalui British Embassy Jakarta) dan Pemerintah Indonesia (melalui Direktorat Jenderal EBTKE KESDM), untuk mendukung Indonesia dalam melakukan transisi menuju ekonomi rendah karbon. 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.