Dark/Light Mode

Triwulan IV 2025: Jawa Barat Masih Rajai Top Five Realisasi Investasi Nasional

Kamis, 15 Januari 2026 20:03 WIB
Menteri Investasi & Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani dalam Konferensi Pers Realisasi Investasi Triwulan IV 2025 dan Januari-Desember 2025, Kamis (15/1/2026). (Foto: YouTube)
Menteri Investasi & Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani dalam Konferensi Pers Realisasi Investasi Triwulan IV 2025 dan Januari-Desember 2025, Kamis (15/1/2026). (Foto: YouTube)

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Investgasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Rosan Roeslani memaparkan, kontribusi Jawa dan luar Jawa dalam pencapaian target investasi Triwulan IV 2025 nyaris seimbang. Investasi di wilayah Jawa tercatat dengan angka Rp 247,5 triliun (49,8 persen) dan luar Jawa Rp 249,4 triliun (50,2 persen). 

Jawa Barat masih menduduki peringkat pertama provinsi yang paling mencetak realisasi investasi dengan angka Rp 78,7 triliun. Sementara Sulawesi Tengah, konsisten masuk lima besar provinsi cuan investasi. Kali ini, dengan angka Rp 29,6 triliun. 

Baca juga : PT IIM Paparkan Market Outlook 2026 dan Strategi Investasi Reksa Dana

"Ini membuktikan bahwa hilirisasi kita terus berjalan secara berkesinambungan," kata Rosan dalam Konferensi Pes Realisasi Investasi Triwulan IV 2025 dan Januari-Desember 2025, Kamis (15/1/2026).

Seperti diketahui, saat ini Sulawesi Tengah menjalankan hilirisasi kakao, kelapa, dan nikel. Hilirisasi ini dilakukan untuk meningkatkan nilai tambah sumber daya alam dan memperkuat ekonomi daerah. 

Baca juga : Hari Ibu 2025, BKKBN Beri Apresiasi Inovasi dan Mitra Program KB

Berikut lima besar lokasi realisasi investasi Triwulan IV 2025:

PMA & PMDN

  1. Jawa Barat Rp 78,7 triliun (15,8 persen)
  2. DKI Jakarta Rp 66,8 triliun (13,4 persen)
  3. Jawa Timur Rp 40,0 triliun (8,1 persen)
  4. Banten Rp 38,6 triliun (7,8 persen)
  5. Sulawesi Tengah Rp 29,6 triliun (6,0 persen)

PMA

  1. Jawa Barat 3 miliar dolar AS (18,8 persen)
  2. Sulawesi Tengah 1,7 miliar dolar AS (10,9 persen)
  3. Maluku Utara 1,7 miliar (10,6 persen)
  4. DKI Jakarta 1,4 miliar dolar AS (8,9 persen)
  5. Banten 1,2 miliar dolar AS (7,5 persen)

PMDN

  1. DKI Jakarta Rp 44,1 triliun (18,3 persen)
  2. Jawa Barat Rp 30,6 triliun (12,7 persen)
  3. Jawa Timur Rp 29,2 triliun (12,1 persen)
  4. Banten Rp 19,3 triliun (8 persen)
  5. Kalimantan Timur Rp 15,0 triliun (6,2 persen)

 

Baca juga : Yulisman Dorong Biomassa Jadi Pilar Ketahanan Energi dan Hilirisasi Nasional

 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.