Dark/Light Mode

100 Tahun Kebun Teh Kayu Aro, PalmCo Perkuat Mutu dan Rebranding Global

Selasa, 20 Januari 2026 05:13 WIB
Kebun Teh Kayu Aro, di lereng Gunung Kerinci, kebun teh legendaris ini menyimpan ingatan panjang perjalanan industri teh nasional sekaligus menjadi simbol ketahanan warisan perkebunan Indonesia. Foto: Istimewa
Kebun Teh Kayu Aro, di lereng Gunung Kerinci, kebun teh legendaris ini menyimpan ingatan panjang perjalanan industri teh nasional sekaligus menjadi simbol ketahanan warisan perkebunan Indonesia. Foto: Istimewa

RM.id  Rakyat Merdeka - Seratus tahun bukan sekadar penanda usia bagi Kebun Teh Kayu Aro. Di balik hamparan hijau di lereng Gunung Kerinci, kebun teh legendaris ini menyimpan ingatan panjang perjalanan industri teh nasional sekaligus menjadi simbol ketahanan warisan perkebunan Indonesia.

Memasuki awal 2026, Sub Holding PTPN IV PalmCo di bawah naungan PTPN III (Persero) menegaskan arah masa depan Kayu Aro. Rebranding produk dan penguatan standar mutu dilakukan agar Teh Kayu Aro mampu bersaing di pasar global, tanpa meninggalkan akar sejarah yang telah tertanam sejak kebun ini berdiri pada 1925.

Puncak peringatan satu abad Kebun Teh Kayu Aro digelar pada 30 Desember 2025 lalu. Acara bertajuk Seabad Aroma, Rasa, Warna, dan Sejuta Cerita berlangsung di tengah bentang hijau kebun, dihadiri jajaran manajemen perusahaan, pemerintah daerah, serta unsur Forkopimda Kabupaten Kerinci. Kehadiran Bupati Kerinci Monadi menegaskan posisi Kayu Aro sebagai aset strategis bagi daerah.

“Kayu Aro bukan hanya kebun teh, tetapi sudah menjadi identitas Kerinci. Dari sini ekonomi masyarakat bergerak dan pariwisata daerah tumbuh,” ujar Monadi.

Baca juga : 10 Poin Penjelasan & Sikap Iran Soal Perkembangan Situasi dan Kerusuhan Terkini

Direktur Utama PalmCo Jatmiko K. Santosa menegaskan Kayu Aro lebih dari sekadar aset bisnis. Kebun teh yang berada di ketinggian lebih dari 1.400 meter di atas permukaan laut itu, kata dia, merupakan bagian dari sejarah panjang industri perkebunan nasional.

“Selama 100 tahun, Kayu Aro telah menjadi saksi perjalanan industri teh dari masa ke masa. Hari ini kebun ini dikelola sepenuhnya oleh anak bangsa, dan itu menjadi kebanggaan tersendiri,” kata Jatmiko.

Menurutnya, tantangan ke depan bukan hanya menjaga kesinambungan produksi, tetapi juga memastikan kualitas Teh Kayu Aro mampu bersaing di pasar global tanpa kehilangan pijakan kuat di pasar domestik.

“Kami ingin manfaat ekonomi Kayu Aro dirasakan lebih luas, terutama oleh masyarakat sekitar yang hidup dan bekerja bersama kebun ini,” ujarnya.

Baca juga : Genap 50 Tahun, INALUM Perkuat Peran Di Industri Aluminium Nasional

Momentum satu abad dimaknai PalmCo sebagai ruang refleksi sekaligus akselerasi. Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah peluncuran kemasan baru untuk produk teh seduh dan teh celup Kayu Aro. Rebranding ini ditujukan untuk menyegarkan identitas produk agar lebih relevan dengan selera konsumen masa kini.

Direktur Strategi dan Sustainability PalmCo Ugun Untaryo menegaskan transformasi dilakukan tanpa menghilangkan nilai historis.

“Kami melakukan modernisasi dan digitalisasi, tetapi karakter dan keunikan Kayu Aro tetap kami jaga,” ujarnya.

Dari sisi kinerja, bisnis ritel Teh Kayu Aro menunjukkan tren positif. Sejak 2008, sekitar 4,5 persen dari total produksi teh PTPN IV disuplai oleh kebun ini. Teh Kayu Aro dikenal memiliki aroma kuat dan rasa premium, yang sejak lama diminati pasar internasional.

Baca juga : Bank Jakarta Luncurkan Kartu Debit Visa, Perluas Akses Transaksi Global

Ke depan, PalmCo juga mengintegrasikan aspek produksi dengan pelestarian lingkungan dan edukasi sejarah. Kebun Teh Kayu Aro diposisikan sebagai ekosistem berkelanjutan yang memadukan komoditas perkebunan, nilai konservasi, dan potensi agrowisata.

Memasuki abad kedua, optimisme pun dikedepankan. Jatmiko menyebut sejarah panjang Kayu Aro menjadi pijakan untuk melangkah lebih jauh.

“Seratus tahun bukan akhir, melainkan awal babak baru. Dari sini kami ingin menuliskan cerita yang lebih kuat dan mengukuhkan Teh Kayu Aro sebagai salah satu standar kualitas teh dunia,” pungkasnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.