Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Kurangi Ketergantungan Impor
RI Tingkatkan Fondasi Industri Semikonduktor
Sabtu, 31 Januari 2026 06:30 WIB
Sebelumnya
“Pengembangan ini juga untuk menciptakan nilai tambah nasional, memperkuat kemandirian teknologi, serta memastikan Indonesia terintegrasi secara berkelanjutan dalam ekosistem semikonduktor dunia,” paparnya.
Dalam rangka mendukung implementasi kebijakan tersebut, pembentukan Indonesia Chip Design Collaborative Center (ICDEC) menjadi langkah strategis penguatan ekosistem desain semikonduktor nasional.
Inisiatif tersebut diprakarsai Kemenperin bersama PT Hartono Istana Teknologi (Polytron) dan para pakar desain chip dari 13 universitas.
Tindak lanjut dari prakarsa itu adalah pembentukan organisasi non-profit sebagai fondasi penguatan kapasitas nasional, serta berperan sebagai simpul kolaborasi Pemerintah, industri, dan akademisi dengan dukungan 16 perguruan tinggi mitra.
Karenanya, ISS 2026 menjadi momentum strategis untuk memperkuat kolaborasi global, alih teknologi dan peningkatan kapasitas industri semikonduktor nasional.
Baca juga : Pramono Bicara Penanganan Banjir, Tata Ruang Di Jakarta Tidak Mudah Diubah
Kemenperin pun menegaskan komitmen untuk terus bersinergi dengan seluruh pemangku kepentingan dalam memperkuat daya saing industri manufaktur, serta meningkatkan peran Indonesia dalam rantai pasok global.
Direktur Jenderal Riset dan Pengembangan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi Fauzan Adziman menyampaikan, Indonesia memiliki potensi talenta untuk mengisi ekosistem industri semikonduktor.
Setiap tahun, ada sekitar 90 ribu lulusan yang terkait dengan semikonduktor. Mulai dari teknik elektro, informatika, teknik mesin, kimia, teknik kimia, matematika dan fisika.
Hanya saja, Indonesia masih perlu memperkuat ekosistem dan investasi yang terintegrasi untuk mengembangkan industri semikonduktor.
“Bagaimana mengembangkan talenta, investasi dan strategi untuk pengembangan industri itu bisa terintegrasi,” kata Fauzan.
Baca juga : Leeds Vs Arsenal, Neraka Di Elland Road
Pada kesempatan yang sama, Wakil Menteri Luar Negeri Arif Havas Oegroseno mengingatkan, semikonduktor menjadi salah satu faktor penting dalam geopolitik dunia saat ini.
Semikonduktor menjadi strategi untuk mencapai kemandirian industri dan teknologi maupun persaingan geopolitik dunia.
“Step by step, minimal dari sisi desain kita sudah bisa membuat sendiri, juga bisa digunakan secara nasional, harapannya bisa ekspor juga. Langkah berikutnya mencari aliansi, sehingga bisa mendukung industri Indonesia,” ujar Arif.
Ketua Indonesia Chip Design Collaborative Center (ICDEC) Trio Adiono mengatakan, saat ini tidak ada satu negara pun yang bisa berdiri sendiri untuk mengembangkan industri semikonduktor.
Trio bilang, Indonesia memiliki tiga kekuatan dalam ekosistem industri semikonduktor.
Baca juga : Thailand Masters 2026, Indonesia Kunci Dua Tiket Final
“Indonesia bisa berintegrasi dengan global value chain. Di hulu, kita punya material yang diperlukan. SDM, dan market yang besar, tetapi belum kita kuasai. Jadi Indonesia punya potensi, minimal produk yang kita buat itu dipakai di market sendiri,” terang Trio. DIR
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 10, edisi Sabtu, 31 Januari 2026 dengan judul "Kurangi Ketergantungan Impor RI Tingkatkan Fondasi Industri Semikonduktor"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya