Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
PGN Gaspol Kembangkan Jargas Batam, Target 10.000 Sambungan
Minggu, 1 Februari 2026 19:01 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Pemerintah bersama PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) selaku Subholding Gas Pertamina mempercepat pengembangan jaringan gas (jargas) rumah tangga di Batam sebagai bagian dari strategi transisi energi bersih dan pengurangan ketergantungan terhadap energi impor.
Pengembangan jargas Batam ditetapkan sebagai proyek percontohan (pilot project) nasional yang selanjutnya akan direplikasi ke sejumlah kota lain di Indonesia.
Langkah tersebut juga sejalan dengan arahan Danantara agar PGN memfokuskan pengembangan bisnis pada sektor midstream dan downstream gas guna memperluas pemanfaatan gas bumi melalui jaringan pipa hingga ke rumah tangga.
Baca juga : Pemprov DKI Tambah Lowongan PJLP Bina Marga, Perkuat Tenaga Lapangan
“Untuk PGN, kita akan mulai tahun ini melakukan pipanisasi sampai ke rumah-rumah. Kita coba dulu di satu kota, Batam, sambil kita review,” ujar Chief Operating Officer Danantara Indonesia Dony Oskaria dalam keterangannya, Selasa (28/1/2026).
Direktur Komersial PGN Aldiansyah Idham menyatakan PGN siap menjalankan mandat tersebut dan berkomitmen mendukung kebijakan pemerintah dalam menyediakan energi yang lebih bersih, aman, dan terjangkau bagi masyarakat.
“Setelah implementasi di Batam berjalan dan dilakukan evaluasi, PGN akan melanjutkan pengembangan jargas ke kota-kota lain dengan mempertimbangkan kesiapan suplai, infrastruktur, serta kebutuhan pasar,” kata Aldiansyah.
Baca juga : Persis Solo Datangkan Striker Uzbekistan, Target Keluar dari Zona Merah
Hingga akhir Desember 2025, jumlah pelanggan jargas rumah tangga di Batam tercatat mencapai 8.829 pelanggan. Pada 2026, PGN menargetkan penambahan sekitar 10.000 sambungan rumah (SR) melalui perluasan jaringan di tiga kecamatan, yakni Batu Aji, Sagulung, dan Batam Kota.
Pembangunan jargas tersebut direncanakan mulai pada Maret 2026 dan dilaksanakan secara bertahap.
Pengembangan jargas Batam merupakan bagian dari rencana belanja modal (capital expenditure/capex) PGN tahun 2026 sebesar 353 juta dolar AS, dengan sekitar 62 persen dialokasikan untuk penguatan sektor midstream, downstream, dan penunjang lainnya.
Baca juga : Pembangunan Jembatan Terus Berprogres Sambung Lagi Konektivitas Warga Aceh
“Kami berharap pengembangan jargas ini tidak hanya meningkatkan akses masyarakat terhadap energi bersih, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi serta mendukung percepatan transisi energi nasional,” ujar Aldiansyah.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya