Dark/Light Mode

Jadi Raja Mobil Listrik RI, BYD Jual 54 Ribu Unit Di 2025

Kamis, 5 Februari 2026 22:00 WIB
Foto: dok BYD
Foto: dok BYD

RM.id  Rakyat Merdeka - BYD Motor Indonesia mencatat penjualan lebih dari 54.000 unit kendaraan listrik sepanjang 2025 dan menguasai sekitar 52 persen pangsa pasar EV nasional. Capaian ini menjadikan BYD sebagai raja mobil listrik Indonesia.

Capaian tersebut menempatkan BYD kembali sebagai merek kendaraan listrik terlaris di Indonesia, sekaligus memperkuat posisinya sebagai pemimpin pasar di tengah pertumbuhan pesat industri EV Tanah Air.

Momentum penjualan BYD sejalan dengan percepatan adopsi kendaraan listrik di Indonesia. Sepanjang 2025, pangsa kendaraan listrik nasional meningkat hingga sekitar 13 persen, hampir empat kali lipat dibandingkan dua tahun sebelumnya, menandai fase penting dalam transformasi industri otomotif nasional.

Kinerja BYD semakin menonjol pada kuartal IV-2025, saat penjualan EV nasional menembus lebih dari 13.000 unit per bulan dan pangsa EV mencapai 18 persen. Pertumbuhan tersebut didorong oleh kuatnya permintaan terhadap model-model BYD yang dinilai sesuai dengan kebutuhan dan preferensi konsumen Indonesia.

Baca juga : Pertahankan Dominasi, Toyota Jual 258 Ribu Unit Mobil Sepanjang 2025

Secara global, BYD juga mencatatkan capaian signifikan sepanjang 2025 dengan total penjualan kendaraan energi baru (New Energy Vehicle/NEV) menembus lebih dari 4,6 juta unit. Penjualan ekspor BYD untuk pertama kalinya melampaui 1 juta unit dalam setahun dan tersebar di lebih dari 119 negara dan wilayah.

Pencapaian tersebut mengukuhkan BYD sebagai juara penjualan global di segmen NEV, sekaligus mencerminkan kekuatan teknologi dan skala bisnis perusahaan yang terus berkembang. Hingga 2025, BYD juga telah memproduksi kendaraan NEV ke-15 juta secara global.

Presiden Direktur PT BYD Motor Indonesia, Eagle Zhao mengatakan, capaian penjualan global dan nasional tersebut merupakan hasil dari pengembangan teknologi inti yang dilakukan secara konsisten dan terintegrasi dari hulu ke hilir.

“Tahun 2025 menjadi tonggak penting bagi BYD secara global. Penguasaan teknologi inti dan integrasi sistem menjadi dasar kami dalam menghadirkan kendaraan listrik yang aman, andal, dan siap digunakan di berbagai pasar, termasuk Indonesia,” ujar Eagle di sela pameran Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026, Kamis (5/2/2026).

Baca juga : PP Properti Undi 2 Mobil Listrik Untuk Pembeli Apartemen

Ia menambahkan, partisipasi BYD di IIMS 2026 menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk membawa inovasi teknologi global ke pasar Indonesia, sekaligus memperkuat kehadiran BYD dalam peta persaingan kendaraan listrik nasional.

Untuk menopang pertumbuhan penjualan, BYD terus memperluas jaringan penjualan dan layanan purnajual di Indonesia. Hingga kini, BYD telah hadir di berbagai lokasi strategis dan menargetkan ekspansi ke sejumlah daerah baru sepanjang 2026, dari wilayah barat hingga timur Indonesia.

Head of Public & Government Relations PT BYD Motor Indonesia, Luther Panjaitan menilai, capaian penjualan BYD mencerminkan meningkatnya kepercayaan konsumen terhadap kendaraan listrik yang semakin matang dan siap digunakan dalam aktivitas sehari-hari.

“Indonesia memiliki karakter mobilitas yang beragam. Karena itu, BYD membangun kehadirannya secara bertahap, tidak hanya melalui pengembangan jaringan, tetapi juga edukasi berkelanjutan dan kolaborasi dengan mitra lokal,” ujar Luther.

Baca juga : Kemenperin Ramal Penjualan Mobil Tahun Ini Cuma 750 Ribu Unit

Menurutnya, pendekatan tersebut menjadi bagian dari upaya BYD dalam menumbuhkan ekosistem kendaraan listrik yang relevan, inklusif, dan berkelanjutan di Indonesia, seiring meningkatnya peran EV dalam sistem transportasi nasional ke depan.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.