Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Fundamental Kinerja Keuangan 2025 Solid
Bank Mandiri Kantongi Laba Bersih Rp 56,3 T
Jumat, 6 Februari 2026 06:35 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Penguatan ekosistem finansial dan akselerasi layanan digital dilakukan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, berbuah manis. Bank pelat merah ini mengantongi laba bersih sebesar Rp 56,3 triliun sepanjang 2025.
Kinerja tersebut ditopang oleh pertumbuhan pendapatan bunga bersih mencapai Rp 106 triliun dengan tren positif, seiring pengelolaan aset produktif dan struktur pendanaan yang tetap solid.
Direktur Utama Bank Mandiri Riduan mengatakan, pertumbuhan yang merata tersebut mencerminkan efektivitas strategi penguatan ekosistem pembiayaan yang dijalankan perseroan.
“Bank Mandiri turut konsisten mempertahankan fundamental keuangan solid sepanjang 2025, didukung penguatan ekosistem finansial, serta akselerasi layanan digital yang menyeluruh,” kata Riduan dalam konferensi pers paparan kinerja tahun 2025 secara virtual, Kamis (5/2/2026).
Baca juga : Mendag Minta Produsen Bikin Second Brand Migor
Berdasarkan laporan keuangan konsolidasian audited per 31 Desember 2025, total aset Bank Mandiri tumbuh 16,6 persen secara year on year (yoy) menjadi Rp 2.829,9 triliun, sejalan dengan penyaluran kredit yang meningkat 13,4 persen yoy menjadi Rp 1.895,0 triliun.
Terbukti, kredit Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Bank Mandiri tumbuh kuat hingga 4,88 persen yoy sepanjang 2025, di saat pertumbuhan Kredit UMKM industri melambat.
“Hal ini menegaskan peran Bank Mandiri dalam mendukung 1,3 juta pelaku UMKM yang merupakan tulang punggung pertumbuhan ekonomi nasional,” tegasnya.
Realisasi kredit tersebut ditopang oleh pertumbuhan yang merata di seluruh segmen bisnis. Hal ini sejalan upaya Bank Mandiri berkontribusi untuk perekonomian nasional, ekonomi kerakyatan, serta penciptaan lapangan kerja.
Baca juga : Pembongkaran Dipatok Beres Sebelum Ramadan
Pihaknya terus mendorong pembiayaan yang selektif dan terukur di seluruh segmen, dengan fokus pada sektor produktif yang mendorong ekonomi kerakyatan dan perluasan lapangan kerja.
“Pendekatan ini memungkinkan Bank Mandiri menjaga momentum pertumbuhan kredit, sekaligus memastikan kualitas aset tetap terjaga,” ujar Riduan.
Di kesempatan yang sama, Direktur Corporate Banking Mochamad Rizaldi mengatakan, pertumbuhan kredit tersebut ditopang oleh peningkatan Dana Pihak Ketiga (DPK) yang mencapai Rp 2.105,8 triliun, tumbuh 23,9 persen yoy.
Struktur pendanaan juga terjaga baik dengan dana murah (Current Account Saving Account/CASA) tumbuh 12,6 persen yoy menjadi Rp 1.431,4 triliun, sehingga likuiditas bank berkode emiten BMRI tetap memadai dalam mendukung ekspansi bisnis secara berkelanjutan.
Baca juga : City Jumpa Arsenal Di Final Carabao Cup
“Kualitas aset Bank Mandiri tetap terjaga sepanjang 2025, seiring penerapan manajemen risiko yang disiplin dan selektif pada seluruh segmen pembiayaan,” tuturnya.
Kondisi ini tercermin pada rasio Non-Performing Loan (NPL) Gross sebesar 0,96 persen di akhir 2025, yang berada di bawah rata-rata industri dan konsisten menunjukkan tren perbaikan secara gradual.
Dari sisi penguatan profitabilitas juga berasal dari diversifikasi sumber pendapatan. Sepanjang 2025, pendapatan non-bunga meningkat 14,5 persen yoy menjadi Rp 48,5 triliun.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya