Dark/Light Mode

Grab-OVO Gandeng Mitra Hadirkan MBG Swasta Di 30 Sekolah Lebih

Rabu, 11 Februari 2026 16:13 WIB
Foto: Grab
Foto: Grab

RM.id  Rakyat Merdeka - Grab dan OVO menggandeng sejumlah mitra swasta menghadirkan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Swasta di lebih dari 30 sekolah di Indonesia. Inisiatif ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto agar dunia usaha turut berperan dalam mendukung pelaksanaan MBG sebagai salah satu program strategis nasional.

Chief of Public Affairs Grab Indonesia Tirza Munusamy mengatakan seluruh pendanaan program MBG Swasta berasal dari dana tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) Grab-OVO serta dukungan berbagai mitra swasta yang bersifat non-profit.

“Seluruh pendanaan Program MBG Swasta sepenuhnya berasal dari dana CSR Grab-OVO serta dukungan berbagai mitra swasta yang bersifat non-profit,” ujar Tirza di Jakarta, Rabu (11/2/2025).

Ia menjelaskan program tersebut dirancang sebagai model kontribusi sektor swasta yang melengkapi pelaksanaan MBG oleh pemerintah, dengan menitikberatkan pada keamanan pangan, tata kelola yang akuntabel, serta dampak sosial dan ekonomi yang berkelanjutan.

Baca juga : Perkuat Talenta Teknologi, Binus University Hadirkan Beasiswa StarTech Scholarship

Dalam implementasinya, Grab-OVO bekerja sama dengan berbagai organisasi dan yayasan, antara lain PP Muhammadiyah, Gerakan Keluarga Maslahat Nahdlatul Ulama (GKMNU), Yayasan Inklusi Pelita Bangsa (YIPB), Yayasan Benih Baik, Baja Perkasa Sentosa (Artha Graha Peduli Group), Yayasan Astra, GK Foundation, serta mitra lainnya.

Program MBG Swasta juga telah dilaporkan dan dikunjungi sejumlah pemangku kepentingan, termasuk Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Menteri Koordinator Bidang Pangan, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Wakil Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia, Gubernur Banten, serta sejumlah kepala daerah dan pejabat kementerian terkait.

Sebagai bagian dari pelaksanaan program, Grab dan OVO menghadirkan Command Center MBG, yakni pusat pemantauan berbasis teknologi untuk memastikan keamanan pangan dan konsistensi standar operasional.

Melalui Command Center tersebut, tim melakukan pemantauan proses penyediaan makanan secara real time, mulai dari dapur mitra UMKM hingga makanan diterima di sekolah.

Baca juga : Gandeng Hotel Aryaduta, RSCM Tawarkan Layanan Wisata Medis Kelas Dunia

“Pendekatan ini memungkinkan potensi risiko teridentifikasi lebih dini, sekaligus mendukung respons yang cepat dan terukur,” kata Tirza.

Ia menambahkan pemanfaatan teknologi menjadi krusial karena pengawasan keamanan pangan yang hanya mengandalkan pemeriksaan manual bersifat berkala dan memiliki keterbatasan dalam memantau dinamika operasional di lapangan.

Dengan memanfaatkan ekosistem digital Grab-OVO, termasuk sistem monitoring, audit fisik, serta pemantauan terpusat melalui Command Center, program MBG Swasta menerapkan tata kelola dan standar keamanan makanan yang lebih konsisten dan transparan.

“Bagi kami, keamanan pangan bukan sekadar standar, tetapi tanggung jawab terhadap masa depan anak-anak,” ujarnya.

Baca juga : Dibagikan Di Sekolah, Makannya Di Rumah

Seluruh proses dalam program MBG Swasta didukung sistem digital yang terdokumentasi, mulai dari deklarasi kesiapan mitra UMKM, konfirmasi pengiriman, hingga umpan balik dari pihak sekolah.

Ketua Umum Yayasan Inklusi Pelita Bangsa (YIPB) Rizal Sutono menilai pendekatan tersebut sebagai praktik baik dalam pengelolaan program sosial berbasis kolaborasi.

“Selain memberikan manfaat langsung bagi penerima program, MBG Swasta juga melibatkan UMKM lokal sebagai mitra utama dalam rantai pasok,” kata Rizal.

Sejak diluncurkan pada September 2024, program MBG Swasta telah menjangkau lebih dari 30 sekolah, termasuk sekolah khusus, dengan lebih dari 4.500 penerima manfaat murid dan guru. Program ini juga melibatkan lebih dari 20 mitra UMKM dan kantin sekolah di 11 kota dan kabupaten.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :