Dark/Light Mode

REI Apresiasi Presiden Prabowo Gunakan Instrumen Perumahan Atasi Kemiskinan

Kamis, 12 Februari 2026 07:59 WIB
Ketua Umum REI Joko Suranto (kiri) dan Gubernur Papua Barat Daya Elisa Kambu saat syukuran HUT REI ke-54 di Sorong, Rabu (11/2/2026). (Foto: Dok. REI)
Ketua Umum REI Joko Suranto (kiri) dan Gubernur Papua Barat Daya Elisa Kambu saat syukuran HUT REI ke-54 di Sorong, Rabu (11/2/2026). (Foto: Dok. REI)

RM.id  Rakyat Merdeka - Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) merayakan hari ulang tahun yang ke-54 dengan menggelar syukuran dan pemotongan tumpeng yang diikuti 38 dewan pengurus daerah (DPD) se-Indonesia secara hybrid yang dipusatkan di Kantor DPP REI, Jakarta, Rabu (11/2/2026).

Ketua Umum REI Joko Suranto menyampaikan rasa gembira dan terharu karena asosiasi perusahaan properti tertua di Indonesia itu telah mencapai usia ke-54, sekaligus memperlihatkan keteguhan dan soliditasnya sebagai sebuah organisasi besar sehingga mampu terus berkiprah untuk negara.

“Hari ini REI berulang tahun yang ke-54. Hari ini juga menjadi momentum tepat bagi kita semua untuk bekerja lebih baik dan berkontribusi lebih besar lagi bagi negara ini terutama dalam penyediaan hunian bagi masyarakat dan pembangunan kota- kota,” ungkap Joko Suranto yang merayakan HUT REI ke-54 di Sorong, Provinsi Papua Barat Daya.

CEO Buana Kassiti Group itu berada di provinsi tersebut untuk meresmikan dan mengukuhkan kepengurusan DPD REI Papua Barat Daya sebagai DPD REI ke-38.

Hadir mendampingi Ketua Umum REI, Gubernur Papua Barat Daya Elisa Kambu beserta jajaran Forkopimda provinsi hasil pemekaran dari Provinsi Papua Barat tersebut.

Ulang tahun REI ke-54 mengusung tema “Membangun Kebersamaan & Solidaritas REI Menuju Bangkitnya Industri Properti”. REI berdiri pada 11 Februari 1972 di Jakarta.

Baca juga : Godrej Apresiasi Peran Perempuan Hijaukan Lingkungan

Begawan properti Indonesia Ir. Ciputra merupakan Ketua Umum REI yang pertama. Dengan anggota awal sebanyak 9 perusahaan properti yang mayoritas merupakan perusahaan daerah milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.

Organisasi yang mewadahi para pengusaha properti ini diresmikan dan dikukuhkan Gubernur DKI Jakarta Ali Sadikin ketika itu.

Joko Suranto menyebutkan, saat ini REI adalah asosiasi pengembang dengan kontribusi pembangunan rumah paling besar di Tanah Air. Secara nasional, kontribusi pembangunan rumah oleh anggota REI mencapai 58 persen, sementara untuk rumah bersubsidi bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) kontribusinya mencapai 46 persen.

Sebagai kontributor pembangunan terbesar, ungkapnya, REI menjadi tulang punggung bagi penyediaan hunian di Tanah Air.

Seiring perjalanan waktu, ujar Joko Suranto, industri properti termasuk organisasi REI telah membuktikan ketangguhan melewati tiga kali “badai besar” yang sangat luar biasa.

Pertama, saat krisis moneter (krismon) tahun 1998 yang menyebabkan hampir 50 persen pengembang mengalami restrukturisasi utang di perbankan dan banyak proyek properti terhenti.

Baca juga : Presiden: Industri Harus Beri Manfaat Nyata bagi Rakyat

Kedua, saat krisis finansial global pada 2008 yang kemudian berimbas kepada perekonomian sejumlah negara termasuk Indonesia.

Yang terakhir, tahun 2019 terjadi lagi “goncangan” akibat pandemi Covid-19 selama hampir tiga tahun yang membuat perekonomian Indonesia terganggu.

“Tetapi waktu membuktikan industri properti termasuk perumahan mampu bertahan dan bangkit kembali. Kini di bawah Presiden Prabowo Subianto yang memiliki kepedulian besar terhadap sektor perumahan, tentunya kita semakin optimis untuk bangkit dan pulih melewati berbagai tantangan yang ada,” ujar Joko Suranto.

Diakuinya, Indonesia beruntung mempunyai Presiden Prabowo Subianto karena sangat cermat untuk menggunakan instrumen perumahan sebagai cara untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, memerangi kemiskinan dan menekan stunting.

Gubernur Papua Barat Daya, Elisa Kambu mengaku tersanjung karena Ketua Umum DPP REI memilih berada di daerahnya saat merayakan syukuran HUT REI ke-54, usai pengukuhan kepengurusan DPD REI Papua Barat Daya.

Menurutnya, kehadiran DPP REI dan keberadaan DPD REI Papua Barat Daya semakin memperkuat koordinasi pembangunan rumah bagi MBR di provinsi baru tersebut pada masa mendatang.

Baca juga : Hashim: Presiden Prabowo Ingin Kapal Pertamina Dibangun di Dalam Negeri

“Kami beruntung sekali, karena keberadaan DPD REI di Papua Barat Daya diharapkan bisa menjadi langkah awal bagi kami untuk berbenah diri dalam penyediaan rumah untuk MBR,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal DPP REI, Raymond Ardan Arfandy yang bersama para pengurus dan senior REI merayakan ulang tahun di Kantor DPP REI di Jakarta, menyampaikan terimakasih atas kerja keras pengurus dan anggota yang terus menjaga komunikasi dan koordinasi dengan para stakeholder dan mitra kerja.

“Selain itu, mari kita terus menjaga kebersamaan dan solidaritas sesuai dengan tema HUT REI pada tahun ini,” ujarnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.