Dark/Light Mode

Shopee Targetkan 10 Ribu Afiliator Baru dan Lapangan Kerja Baru di 2026

Kamis, 12 Februari 2026 16:34 WIB
Training of Trainers: Shopee Affiliate (Dengan Instruktur Tersertifikasi BNSP) di Bekasi, Jawa Barat, Rabu (12/2/2026). (Foto: Dwi Ilhami/Rakyat Merdeka/RM.id)
Training of Trainers: Shopee Affiliate (Dengan Instruktur Tersertifikasi BNSP) di Bekasi, Jawa Barat, Rabu (12/2/2026). (Foto: Dwi Ilhami/Rakyat Merdeka/RM.id)

RM.id  Rakyat Merdeka - Shopee Indonesia menargetkan mampu menciptakan 10 ribu afiliator (konten kreator) baru sekaligus lapangan pekerjaan baru hingga akhir tahun 2026.

Deputy Director of Public Affairs Shopee Indonesia Radynal Nataprawira mengatakan, sekitar 50 persen penjualan produk lokal pada tahun 2025 diperkirakan berasal dari platform video seperti Shopee Live dan Shopee Video.

“Hal ini menegaskan peran penting video digital sebagai media promosi dan penjualan produk lokal di pasar digital,” katanya dalam acara Training of Trainers: Shopee Affiliate (Dengan Instruktur Tersertifikasi BNSP) di Bekasi, Jawa Barat, Rabu (12/2/2026).

Radynal menyebut data riset yang menunjukkan bahwa 65 persen video lebih efektif dalam mendorong konsumen melakukan checkout saat berbelanja di e-commerce.

"Video memberikan engagement dan rasa kedekatan antara pembuat konten dan pengguna, sehingga menjadi format yang sangat diminati," ujarnya.

Dia juga menyebutkan beberapa contoh pekerjaan digital yang kini semakin populer, seperti marketplace, content creator, dan operator digital.

"Ini bukan sekadar cerita, tapi pintu masuk nyata menuju ekonomi digital dengan potensi besar yang bisa diakses oleh semua kalangan," ujarnya.

Menurut Radynal, transformasi digital tidak harus dimulai dengan kemampuan spektakuler. Transformasi bisa dimulai dari satu kelas, satu pengajar, atau satu komunitas di daerah.

Baca juga : Pramono Pastikan 270 Ribu Peserta PBI BPJS Dapat Layanan Kesehatan di Jakarta

“Ketika manusia dipersiapkan dan teknologi didukung ekosistem yang baik, peluang kerja digital akan terbuka luas," ujarnya.

Untuk itu, Shopee menekankan melalui pelatihan dan inovasi, masyarakat tidak hanya menciptakan profesi baru secara instan, tetapi membentuk manusia yang siap menghadapi tantangan digital.

"Tanpa literasi dan kesiapan, teknologi tidak akan berdampak maksimal," ujarnya.

Maka harapan besar dari program pelatihan yang sedang berjalan.

"Kami menargetkan melahirkan 10 ribu pencipta konten baru hingga akhir tahun, yang akan membuka peluang kerja baru bagi ribuan orang," katanya.

Untuk itu, Radynal juga mengingatkan pentingnya infrastruktur teknologi yang merata. Kegiatan pelatihan yang dilakukan hingga ke daerah terpencil yang belum terjangkau listrik.

"Kami berusaha hadir di tempat-tempat yang belum mendapatkan akses listrik untuk memastikan teknologi dan informasi bisa dinikmati semua orang,” ucapnya.

Latih 100 Orang Mentor Kemnaker

Untuk itu, dalam mewujudkan target terciptanya lapangan kerja baru melalui affiliator, Shopee Indonesia berkolaborasi dengan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menggelar program Training of Trainers: Shopee Affiliate (Dengan Instruktur Tersertifikasi BNSP).

Baca juga : PP FHI Fokus Regenerasi dan Targetkan Tiket Asian Games 2026

Kegiatan tersebut berlangsung selama 3 hari, pada 11-13 Februari 2026 yang diikuti oleh 100 peserta ang merupakan instruktur dari Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) dan Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Kemnaker yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia.

“Program ini hadir untuk menjawab tantangan kesenjangan keterampilan digital khususnya dalam pemanfaatan platform e-commerce sebagai sumber peluang ekonomi,” ucap Radynal.

ToT Shopee Affiliate dikhususkan untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi sumber daya manusia di bidang ekonomi digital, khususnya pada pengembangan keterampilan pemasaran digital dan pemanfaatan skema affiliate di ekosistem e-commerce.

Menaker Yassierli menegaskan pentingnya mengoptimalkan program afiliator sebagai solusi dalam menciptakan ketenangan kerja dan membuka peluang kerja digital baru di Indonesia.

Program afiliator merupakan kompetensi baru yang membutuhkan kreativitas, ketekunan, dan disiplin tinggi. "Afiliator bukan hanya soal menambah penghasilan, tapi juga membuka lapangan kerja yang luas dan berkelanjutan,” katanya dalam kesempatan yang sama.

Yassierli menyebut, kolaborasi ini merupakan langkah strategis untuk menyiapkan tenaga kerja yang adaptif terhadap perkembangan ekonomi digital. “Transformasi dunia kerja menuntut kita untuk terus beradaptasi.

Program Training of Trainers Shopee Affiliate ini diharapkan dapat memperluas kesempatan kerja, sekaligus mendorong peningkatan kompetensi tenaga kerja agar mampu bersaing di era digital,” ujar Yassierli.

Tak hanya itu, melalui pelatihan ini, para instruktur balai vokasi tidak hanya dibekali pemahaman teknis mengenai affiliate marketing, tetapi juga dipersiapkan untuk menjadi agen perubahan di daerah masing-masing.

Baca juga : Zelensky Sebut AS Targetkan Perang Rusia–Ukraina Berakhir Juni 2026

Mereka diharapkan mampu menularkan pengetahuan dan keterampilan ini kepada masyarakat, khususnya generasi muda dan pencari kerja, agar dapat membuka peluang usaha dan sumber penghasilan baru secara mandiri.

“Kolaborasi antara Pemerintah dan sektor swasta seperti ini menjadi kunci dalam mempercepat pengembangan kompetensi tenaga kerja nasional,” tuturnya.

Dia berharap, program ini dapat berkontribusi nyata dalam menciptakan lapangan kerja, meningkatkan produktivitas, serta mendorong pertumbuhan ekonomi digital yang inklusif dan berkelanjutan.

Sebagai bagian dari komitmen jangka panjang Shopee, Akademi Pengajar Kampus UMKM Shopee menargetkan melatih 500 pengajar hingga akhir tahun 2026 yang tersebar di berbagai kota di Indonesia.

Target ini diharapkan dapat memperluas jangkauan program ke lebih banyak balai pelatihan vokasi di berbagai daerah, sekaligus mempercepat proses penguatan kapasitas instruktur agar semakin banyak masyarakat yang dapat mengakses pelatihan keterampilan digital secara berkelanjutan.

Sebagai informasi, sejak pertama kali diluncurkan pada 2021, Kampus UMKM Shopee telah memberikan pendampingan dan edukasi kepada jutaan UMKM di Indonesia.

Hingga saat ini, Kampus UMKM Shopee telah menyelenggarakan lebih dari 350.000 jam pelatihan dan didukung oleh hampir 400 modul pembelajaran yang dirancang untuk meningkatkan kapasitas pelaku usaha dan talenta digital.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.